Ia mengatakan jika benar Mirna tewas akibat sianida, maka ayahnya Edi Darmawan juga akan tewas atau setidaknya pingsan karena masih ada kandungan sianida di dalam lambung Mirna.
"Di dalam jurnal forensik itu dibilang kontra indikasi. Karena yang kasih napas buatan itu pasti mati juga, atau pingsan," terang Djaja dalam perbincangan di podcast Richard Lee yang tayang di youtube pekan lalu.
Djaja mengatakan jika benar seperti yang dikatakan jaksa dan polisi bahwa kandungan sianida di dalam gelas kopi Mirna mencapai 7.400 miligram maka Edi Darmawan juga pasti akan tumbang saat memberikan nafas buatan untuk putrinya.
Sebelumnya Djaja juga menjelaskan bahwa sianida merupakan zat yang mudah menguap, karena titik didihnya di sekitar 26 derajat Celcius. Uapnya jika menyebar bisa membuat orang di sekitar pingsan atau muntah-muntah.
Kasus kematian Mirna dan kopi sianida yang dituding disiapkan Jessica kembali dibahas setelah diulas kembali dalam film Ice Cold yang tayang di Netflix. Narasumber dalam film itu antara lain Edi Darmawan, Djaja, pengacara Otto Hasibuan hingga para jaksa yang menangani kasus tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Pesan Terbaru Jessica Wongso dari Balik Jeruji Besi: Pasti Kalian Ngomongin Aku? Berasa Mules Soalnya
-
Krishna Murni Angkat Suara Usai Dituding Awal Petaka Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso
-
Jessica Wongso Selalu Dituduh Lenyapkan Barang Bukti karena Buang Celananya, Otto Hasibuan Ungkap Fakta Sebenarnya
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kapolres Gowa, Bone, Parepare Hingga Toraja Utara Kena Mutasi
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Prediksi Skor Kolombia vs Portugal: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
-
Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan
-
Indonesia Sekarat! Amuk Massa di Grahadi dan Meme Kowarso yang Membakar Surabaya
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Bangun untuk Salat Subuh, Motor Sudah Raib; Satu Pelaku Curanmor Babak Belur Diamuk Warga
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak