Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan bahwa Kereta Cepat Whoosh, yang mulai 17 Oktober ini sudah tak gratis lagi, telah memiliki 14 perjalanan per hari.
Rinciannya adalah tujuh perjalanan dari Stasiun Halim dan tujuh perjalanan dari Stasiun Tegalluar. Berikut adalah jadwal Kereta Cepat Whoosh:
Keberangkatan dari Stasiun Halim
06.40 WIB
08.45 WIB
10.20 WIB
13.00 WIB
15.35 WIB
17.35 WIB
Baca Juga: Harga Tiket Kereta Cepat Whoosh Rp 300.000, Tapi...
18.50 WIB
Keberangkatan dari Stasiun Tegalluar
06.40 WIB
08.45 WIB
10.20 WIB
13.00 WIB
15.35 WIB
17.35 WIB
18.50 WIB
Adapun harga tiket yang berlaku mulai 17 Oktober pekan depan adalah Rp 300.000. Selama dalam masa promo, para penumpang akan mendapatkan layanan gratis kereta feeder di Tegaluar menuju Stasiun Bandung. KA feeder tersebut akan berhenti di Stasiun Padalarang, Cimahi, dan Bandung.
"Seluruh jadwal perjalanan Kereta Cepat Whoosh dan KA feeder dari dan menuju Stasiun Bandung dapat dilihat di sosial media Kereta Cepat ID dan website kcic.co.id," kata Eva.
KCIC turut menginformasikan bagi calon penumpang yang ingin menuju Stasiun Halim dapat melalui akses Jalan DI Panjaitan, LRT Jabodebek, dan TransJakarta dengan rute Halim-Cawang PP.
Untuk menuju Stasiun Padalarang, penumpang dapat menggunakan exit tol Padalarang, Jalan Panaris, dan KA feeder maupun commuter.
Sementara itu untuk Stasiun Tegalluar penumpang dapat mengaksesnya melalui exit tol KM 149 arah Cileunyi, Damri dari Soekarno Hatta, shuttle bus dari Mall Summarecon, dan angkutan daring dari Stasiun Cimekar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan
-
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak
-
DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu
-
Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT
-
Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang