- Ketua SOKSI Mukhamad Misbakhun menegaskan komitmen organisasinya mendulang suara Golkar pada pemilu mendatang.
- Pernyataan tersebut disampaikan saat penutupan acara Rapimnas SOKSI di kantor DPP Partai Golkar, Minggu (23/8/2026).
- Kaderisasi melalui Fokusmaker dan SOKSI dilakukan untuk memperkuat eksistensi serta kepercayaan masyarakat terhadap Golkar.
Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Mukhamad Misbakhun menegaskan organisasi yang ia pimpin berkomitmen menjadi alat pendulang suara Partai Golkar pada pemilihan yang akan datang.
Hal itu ia sampaikan saat memberikan pidato dalam penutupan acara Rapat Pimpinan Nasional, Pertemuan Kerja Nasional, dan Political Leadership Fokusmaker SOKSI di kantor DPP Partai Golkar pada Minggu (23/8/2026).
Menurut Misbakhun, acara itu juga merupakan bentuk kaderisasi bagi para kader muda SOKSI yang nantinya diharapkan dapat memantapkan eksistensi Partai Golkar.
"Karena dengan atribut Fokusmaker mereka bagian dari rumah besarnya SOKSI. Dan SOKSI menyalurkan aspirasi politiknya kepada Partai Golkar," katanya.
Dengan memperkuat kaderisasi dan konsolidasi hingga ke kalangan akar rumput, Misbakhun yakin tingkat kepercayaan masyarakat terhadap partai berlambang pohon beringin itu akan semakin kokoh.
Karena itu, Ketua Komisi XI DPR RI ini juga mengatakan Partai Golkar tidak perlu mengkhawatirkan permasalahan regenerasi jika berkaca dari peran Fokusmaker dan SOKSI yang militan.
Bahkan, Misbakhun menyebut partainya memiliki peran strategis dalam mendukung segala program kerja pemerintah. Ia menyebutkan banyak kader partai yang menjadi menteri dan wakil menteri di era Presiden Prabowo Subianto.
"Peran strategis ini butuh amplifikasi di masyarakat. Amplifikasi di masyarakat dan butuh juga glorifikasi," tambah Misbakhun.
Sebab itu, ia meminta para kader Fokusmaker ataupun SOKSI untuk turut mendengungkan segala pencapaian pemerintah. Khususnya pencapaian di bidang yang dipimpin oleh kader partainya.
Baca Juga: Tone Deaf Bukan Sekadar Label: Politik Punya Andil Besar dalam Hidup Kita
Reporter: Alif Bintang
Berita Terkait
-
Tone Deaf Bukan Sekadar Label: Politik Punya Andil Besar dalam Hidup Kita
-
PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian
-
Politik Burung Unta Pemerintah: Ilusi Keberhasilan yang Menutup Realita
-
Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35
-
Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang
-
Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
-
Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa
-
Epixlore Gelar Time Trial di Bandung Jelang BDG100 Ultra, Hadiah Utamanya Seekor Kambing
-
Sosok Sespri Prabowo, Rizky Irmansyah: Karier, Jabatan, dan Gaji
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan, Turnamen Sepak Bola di Kabupaten Tangerang Sukses Digelar
-
Pemprov DKI Kaji Usulan Penghapusan Jalur Sepeda di Jakarta
-
Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kemdiktisaintek Tunjuk Ali Rokhman sebagai Plt
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
-
Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda