- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi mewacanakan pengalihan utang PT KCIC ke kementeriannya untuk restrukturisasi proyek pada Minggu (23/8/2026).
- Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyatakan wacana tersebut merupakan solusi agar operasional kereta cepat tidak membebani BUMN.
- DPR RI di Jakarta masih menunggu keputusan akhir pemerintah sebelum mengagendakan pembahasan lanjutan dan memberikan dukungan politik.
Suara.com - Wacana Menteri Keuangan Purbaya Yudhi untuk mengalihkan utang PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) kepada kementeriannya menuai respons dari legislator. Purbaya sebelumnya beranggapan langkah itu merupakan bentuk restrukturisasi utang tanpa harus bergantung pada APBN.
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan wacana itu merupakan bentuk persiapan pemerintah dalam mencari solusi untuk menangani utang dari proyek kereta cepat.
"Tentunya, policy apa pun dari pemerintah itu adalah opsi yang terbaik," kata Misbakhun di Jakarta, Minggu (23/8/2026).
Ia juga menilai langkah itu digaungkan sebagai jalan keluar agar kereta cepat tetap beroperasi dengan baik tanpa perlu membebani BUMN.
Politisi Partai Golkar ini juga mengaku masih menunggu hasil keputusan akhir yang akan diambil pemerintah untuk menangani membengkaknya biaya proyek era Presiden Jokowi itu.
DPR, kata dia, nantinya akan mengagendakan pembahasan lanjutan jika wacana tersebut telah selesai dibahas pemerintah. Sebab, wacana itu menyangkut mekanisme penggeseran utang dan pengakuan barang milik negara.
"Kalau pemerintah ambil keputusan maka tugas kami, Partai Golkar, adalah mengamankan secara politik. Karena butuh keputusan politik," imbuhnya.
Reporter: Alif Bintang
Baca Juga: Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang
Berita Terkait
-
Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang
-
Golkar Rombak Susunan AKD DPR, Bamsoet Kini Jadi Anggota Biasa Komisi II
-
Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN
-
Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir
-
Golkar Rombak Besar-besaran Pimpinan Komisi DPR, Ada Apa di Balik Rotasi Mendadak Ini?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu
-
Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT
-
Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang
-
Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
-
Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa
-
Epixlore Gelar Time Trial di Bandung Jelang BDG100 Ultra, Hadiah Utamanya Seekor Kambing
-
Sosok Sespri Prabowo, Rizky Irmansyah: Karier, Jabatan, dan Gaji
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan, Turnamen Sepak Bola di Kabupaten Tangerang Sukses Digelar
-
Pemprov DKI Kaji Usulan Penghapusan Jalur Sepeda di Jakarta
-
Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kemdiktisaintek Tunjuk Ali Rokhman sebagai Plt