/
Jum'at, 10 November 2023 | 09:31 WIB
Fujianti Utami alias Fuji. ([Instagram])

"Nah habis itu kita pengen ke bis kan, nah di situ baru ngeh kalau tasnya hilang," ungkap Fuji.

3. Dibantu polisi

Fuji yang menyadari tasnya hilang langsung panik. Pasalnya, di dalam tas tersebut berisi barang-barang berharga. 

"Panik lah di situ, super duper panik. Muka aku langsung berubah, kayak yang hah? Terus langsung kayak yang, Luci paspor gue di mana? Paspornya di tas ini. Paniklah kayak degdegan banget," kenang Fuji.

Namun rupanya, pria asing yang sebelumnya menghampiri mereka itu adalah anggota kepolisian. Tak butuh waktu lama, Fuji pun langsung dibantu oleh polisi tersebut.

"Ternyata bule yang nyamperin kita itu nyamperin lagi, nanya apakah kita kehilangan sesuatu. Dan dia itu bilang dia itu polisi. Terus aku minta ditunjukkan identitasnya, dia nunjukkan kartu identitasnya dan dia adalah polisi. Terus aku minta tolong, kayak apakah dia melihat orang yang mencuri tas aku? (Dia bilang) Iya aku melihatnya tapi kamu tidak percaya," beber Fuji.

4. Pelaku tertangkap

Saat insiden itu terjadi, Brussel sedang diguyur hujan dan suhu menunjukkan angka tujuh hingga delapan derajat. Situasi yang membuatnya panik ditambah cuaca dingin membuat Fuji tak bisa berpikir jernih.

"Udah di situ waktu itu hujan, mana (suhunya) delapan atau tujuh derajat, super duper dingin, aku sampe menggigil, otak nggak bisa mikir, paspor hilang, di situ juga ada HP kerja aku yang biasanya buat ngerekam-rekam gitu, HP kerja aku yang kenangannya banyak banget juga, itu kayak oh my God, jantung aku tuh hilang rasanya," tutur Fuji.

Baca Juga: Ada Hay Tje di Video Unboxing Kado Anak Marissya Icha, Warganet: Oh, Ternyata Bestie

Saat dirinya hendak menangis, namun Fuji ditenangkan oleh polisi tersebut. Beruntung, pelaku pencopetan itu akhirnya berhasil ditangkap.

"Aku udah mau nangis, Luci juga udah mau nangis, kita tuh saking paniknya kayak nangis aja udah males gitu loh. Terus bulenya bilang santai aja. Terus katanya dibilang mereka udah tangkap satu orangnya, jadi copetnya ada tiga orang dan kerja sama gitu. Dan polisinya nunjukkin CCTVnya, nanya apakah ini tas aku," jelas Fuji.

5. Barang ditemukan satu per satu

Meskipun tasnya sudah kembali, namun rupanya barang yang ada di dalam tas tersebut tidak utuh. 

Habis itu udah, kita nunggu sambil ditanya-tanyain apa aja yang ada di tas itu. Terus dateng lah katanya tasnya ada, sekitar 20 menitan dateng tasnya. Aku seneng banget, tapi pas aku buka, pouch nggak ada, aku senengnya udah bersyukur banget ini paspor udah ada, jiwaku tenang gitu loh," kata Fuji.

Anehnya, kantong make up yang seharusnya ada di dalam tas tersebut tidak ada. 

Load More