Tahun 2022 bakal segera berakhir dalam waktu dekat. Sejumlah pristiwa unik dan lucu pun terjadi sepanjang tahun 2022 lalu, mulai dari Gisel yang diamankan polisi usai video joget tanpa busananya viral hingga kenaikan harga BBM bersubsidi.
1. Gisel Ditangkap Polisi Gara-gara Joget tanpa Busana di Hotel
Sejumlah warga Kabupaten Subang berkumpul di depan sebuah hotel. Mereka berdatangan untuk menyaksikan orang yang berjoget tanpa busana di sebuah kamar hotel.
Orang yang awalnya diduga sebagai seorang perempuan dalam kamar tersebut sepertinya tak sadar jika aksinya dapat disaksikan oleh warga yang berada di luar hotel.
Warga yang berdatangan lalu mengarahkan lensa kamera ponsel ke jendela hotel. Video itu lalu tersebar ke jejaring media sosial dan menjadi viral.
Kekinian diketahui, orang yang tertangkap kamera tengah joget tanpa busana itu bukanlah perempuan. Pelaku merupakan seorang pria bernama Renaldi Agist yang biasa dipanggil Gisel.
Hal tersebut diketahui dari video permintaan maaf pelaku Gisel yang diunggah akun Instagram Polres Subang.
"Saya Renaldi Agist biasa dipanggil Gisel. Benar video tersebut itu saya. Saya mengucapkan minta maaf untuk warga Subang atas terjadinya video tersebut," ujar pelaku dikutip Jumat (22/4/2022).
Dari keterangan dalam unggahan video permohonan maaf itu, Polres Subang menulis jika pelaku ditangkap pada Kamis (21/4/2022) lalu.
"Ketiga Pria Dewasa tersebut berasal dari Desa Sungai Buntu, Desa Tanjung mekar dan Desa Jaya Mulya Kabupaten Karawang. Meminta maaf kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Subang atas aksinya yang telah menghebohkan dunia maya, karena berjoged-joged dengan pakaian minim pada sebuah kamar Hotel di Kabupaten Subang."
"Kami dari Polres Subang menghimbau kepada seluruh masyarakat khusunya masyarakat kabupaten subang agar bijak dalam bermedia sosial dan lebih berhati hati dalam menggunakannya, sajikan tontonan yang terbaik dan tidak terdapat konten negatif yang menggiring kepada pelanggaran hukum," tulis Polres Subang.
Sejumlah warga lalu kecewa lantaran menyangka jika pelaku adalah seorang perempuan.
"Apes, kena prank tuh yang lagi pada bangunin saur. Kirain perempuan bneran taunye perempuan KW," tulis seorang netizen di kolom komentar.
2. Warga kena Prank Antre di SPBU padahal Harga Pertalite Belum Naik
Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU yang ada di Sukabumi, Jawa Barat Rabu (31/8/2022) malam. Antrean masyarakat ini menyusul adanya wacana kenaikan bahan bakar jenis pertalite dan solar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan