Hendra Kurniawan, terdakwa obstruction of justice kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, mengungkapkan kekecewaan terhadap Ferdy Sambo karena telah 'dikadalin' terkait peristiwa tembak-menembak yang ternyata hanya skenario.
Setelah mengetahui soal skenario Ferdy Sambo, Hendra langsung menemui Agus Nurpatria yang juga menjadi terdakwa dalam kasus obstruction of justice Brigadir J ini. Hendra menyampaikan bahwa mereka telah dibohongi.
"Saya sempat cerita sama Agus, Gus kita kayaknya dibohongin nih. Terus Agus bilang, 'masa sih bang begitu'. Iya kayaknya seperti itu karena di Itsus ngomongnya seperti itu."
"(Agus jawab) 'Kok sampai sejauh itu bang dikadalin gitu kita semua'. Ya gak tahu ini Gus. Abang juga mau dipatsus (penempatan khusus--red)," ujar Hendra saat bersaksi di persidangan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2022).
Hendra menceritakan, selama dipatsus satu bulan penuh, dirinya tidak boleh dikunjungi keluarga. Ia mengetahui perkembangan kasus ini dari pemberitaan di televisi.
"Setelah saudara dipatsus, di PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat), kemudian saudaar diajukan ke persidangan ya memang saudara menerima atu memang...?" tanya hakim.
"Untuk PTDH masih banding yang mulia," ujar Hendra.
"Bukan, maksudnya bagaimana dengan peristiwa ini semua," kata hakim.
"Dengan ini smua, saya berdamai dengan diri, dengan hati saya, saya jalanin saya syukurin, prosesnya seperti itu. Apa yang saya perbuat, untuk menjawab di proses persidangan ini," jawab Hendra.
Baca Juga: Terungkap di Persidangan, Ini Hasil Lie Detector Kuat Ma'ruf
"Saudara kan bintang 1, yang lain-lain itu yang disidang itu kan karirnya masih jauh, masih bagus, saudara bisa mengatakan berdamai, bagaimana dengan yang lain-lain," tanya hakim.
"Saya berdamai dengan diri saya sendiri dulu yang mulia," pungkas Hendra.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar