Publik baru-baru ini dihebohkan dengan adanya aksi teror bom bunuh diri yang terjadi di Bandung, Jawa Barat terduga terorisme menggunakan motor Suzuki Shogun 110 Cc.
Bahkan, di motor Suzuki Shogun milik terduga teroris terdapat sebuah tulisan 'KUHP Hukum Syirik Kafir Perangi Para Penegak Hukum Setan' dan stiker tulisan huruf Arab.
Untuk diketahui, teror bom di kantor polisi sudah berulang kali terjadi di Indonesia. Terbaru kali ini serangan bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar Bandung, Rabu (7/12/2022).
Kali ini Moots.suara.com akan mengulas harga Motor Suzuki Shogun yang digunakan terduga teroris di Bandung tersebut.
Dalam kondisi bahan apa adanya, Suzuki Shogun 110R sudah bisa ditebus dengan harga Rp 2,8 jutaan untuk yang bekas.
Sementara versi yang terbilang siap pakai angkanya masih berada di rentang Rp 8-11 jutaan.
Sedangkan, untuk tahun 2022 kali ini, harga Suzuki Shogun yang baru tembus di angka Rp 18,32 juta.
Diberitakan sebelumnya, mantan pemilik motor Suzuki Shogun warna biru disebut-sebut terlibat dalam aksi teror bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12/2022).
Untuk diketahui, bom bunuh diri hingga terlihat potongan tubuh berserakan di Polsek Astanaanyar terjadi sekitar pukul 08.20 WIB.
Kekinian, pemilik motor Suzuki Shogun biru ini beri klarifikasi karena disebut-sebut terlibat dalam aksi teror bom tersebut.
Baca Juga: TV Digital Masuk Bali Usai Piala Dunia 2022
Lewat akun Instagramnya, pria asal Solo tersebut menampik kalau dirinya pelaku bom bunuh diri.
"Klatifikasi sebelum runyam, sya boby ari setiawan pemilik akun ig ini, mengabarkan klo saya sehat dan selamat , saya tidak ada kaitan sama sekali dengan bom di bandung, saya baru dapat infopertama dari kawan2 wartawan di solo , … terimakasih #selamat #viralindonesia #bombandung," tulis Bobby dikutip, Rabu (7/12/2022).
Tag
Berita Terkait
-
Namanya Terseret Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung, Ini Klarifikasi Warga Solo Boby Ari Setiawan
-
Mantan Pemilik Motor Suzuki Shogun Terlibat Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung? Ini Klarifikasinya
-
Anggota Komisi III DPR RI Lihat Peran Deradikalisasi Belum Maksimal Imbas Adanya Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Agar Indonesia Maju dari Kekayaan Biodiversitas, Kepala BPOM: Kolaborasi Riset dan Dunia Usaha
-
Berapa Besaran Zakat Fitrah 2026? Begini Cara Menghitungnya
-
Viral Perang Sarung di Grobogan Berujung Tragis, Ini 7 Fakta yang Terungkap
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Rating Calvin Verdonk dan Aksi Heroik Lille OSC Balikkan Keadaan Lawan Crvena Zvezda di Liga Europa
-
Tangis Ibu Fandi Ramadhan dan Radit Ardiansyah Pecah dalam RDPU Komisi III DPR
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Tragedi Rel Kereta: 16 Nyawa Melayang, KAI Ingatkan Bahaya Ngabuburit di Jalur Terlarang