/
Sabtu, 10 Desember 2022 | 03:32 WIB
Ilustrasi Antrean kendaraan memasuki kawasan wisata Puncak Saat Penerapan Ganjil Genap. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Dirinya menegaskan agar jajarannya dapat terus mengkomunikasikan informasi terbaru kepada masyarakat terkait penyelenggaraan Nataru, sehingga dapat membantu masyarakat untuk mengambil keputusan atau pun merencanakan perjalanan.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Firman mengatakan survey awal ini untuk memastikan jajaran maupun sarana dan prasarana yang biasanya dijadikan sasaran untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru.

Ia menyampaikan, seluruh jajaran khususnya wilayah Bogor sudah sering menghadapi acara masyarakat saat akhir pekan, sehingga sudah menyiapkan sedemikian rupa jalur-jalur yang akan digunakan saat Angkutan Natal dan Tahun Baru.

"Belakangan ini juga terdapat beberapa daerah yang terimbas bencana, hal ini tidak lepas dari persiapan yang terus kita komunikasikan dengan stakeholders yang ada," ujar Firman.

Dari hasil perhitungan kapasitas yang ada di jalur puncak terdapat angka 40.000 yang dapat menjadi acuan baik yang masuk jalan tol ataupun melalui jalur-jalur alternatif yang telah disiapkan.

Hal tersebut dihitung sedemikian rupa supaya bila terjadi adanya kapasitas berlebih maka kendaraan yang menuju Puncak akan dialihkan menuju Bogor Kota.

Firman juga mengatakan bahwa kantong - kantong parkir telah disiapkan untuk masyarakat yang ingin merayakan malam Tahun Baru yang tidak menginap.

"Bagi masyarakat yang sekedar ingin ke Puncak silahkan masuk ke kantong - kantong parkir sampai nanti waktu yang ditentukan untuk semua turun satu arah menuju Jakarta lagi, jadi tanggal 1 sudah clear dan untuk hari - hari berikutnya dapat berjalan sebagaimana mestinya," katanya. [Antara]

Baca Juga: Susunan Pemain Belanda vs Argentina dan Link Live Streaming

Load More