/
Selasa, 13 Desember 2022 | 14:37 WIB
Polisi melakukan olah TKP setelah peristiwa perampokan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Jawa Timur, Senin (12/12/2022). ([ANTARA FOTO/Humas Polres Blitar Kota])

Perampokan terjadi di Rumah Dinas Wali Kota Blitar pada Senin (12/12/2022) dini hari. Wali Kota Blitar Santoso disekap di dalam kamar.

Sementara itu, petugas keamanan dari Satpol PP tidak sempat melawan para perampok. Mereka keburu disergap dalam kondisi ancaman dan langsung diikat.

"Petugas keamanan langsung diikat tangan dan kaki. Pak wali kota dan istri juga demikian," kata Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono dikutip ari timesindonesia.co.id--jejaring Suara.com--Selasa (13/12/2022).

"Pak wali kota disekap di kamar. Sedangkan, ketiga petugas keamanan di pos penjaga," jelasnya.

Terkait pengamanan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Argowiyono menyebut sudah sesuai SOP. Yakni menempatkan tiga personel Satpol PP di malam hari. Sedangkan, personel dari kepolisian hanyalah melekat sebagai pengawal pribadi.

"Jadi anggota Polres yang BKO itu sebenarnya menjadi Pengawal Pribadi atau Walpri. Kalau malam kembali ke rumah. Jadi kalau malam yang jaga hanya dari petugas Satpol PP," paparnya. 

Argowiyono mengatakan, pihaknya akan mengintensifkan pengamanan meskipun sudah tidak ada kegiatan olah TKP di rumah Dinas Wali Kota hari ini. Yaitu dengan menambahkan anggota Polres dan melakukan patroli.

"Sudah tidak ada kegiatan olah TKP. Tapi kita akan patroli lebih intensif. Mungkin akan kita tambah pengamanan dari polres," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar Santoso di Jalan Sudanco Supriyadi Kota Blitar terjadi pada Senin (12/12/2022) dini hari. 

Baca Juga: Isu Politik dan Balas Dendam Latar Belakangi Kasus Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar? Ini Kata Wawalkot

Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu rumah dinas Wali Kota Blitar di jaga oleh 3 personel Satpol PP.

Dalam kejadian ini, Wali Kota beserta istri dalam keadaan baik meskipun disekap oleh pelaku. Uang sebesar Rp 400 juta dan sejumlah perhiasan raib digondol pelaku. 

"Ada lima orang yang ada di rumah Dinas. Tiga penjaga dan wali kota beserta istri. Kita masih dalami semoga cepat terungkap," urai Kapolres Blitar Kota.

Load More