Dua orang hilang akibat tanah longsor yang menimbulkan banjir lumpur di Desa Sawah Dadap, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat masih dalam pencarian tim pencarian dan pertolongan (SAR).
Kepala Kantor SAR Bandung Jumaril mengatakan, ada dua orang yang kini masih dalam pencarian yakni, Syifa (16) dan Dini (40). Keduanya merupakan warga Dusun Babakan Kananga.
Adapun peristiwa banjir lumpur itu terjadi pada Sabtu (17/12) sekitar pukul 18.00 WIB.
"Sampai pada pukul 23.00 WIB, tim penyelamatan Kantor SAR Bandung telah melaksanakan asesmen, koordinasi dan pencarian korban, namun hasil masih nihil," kata Jumaril di Bandung, Minggu.
Karenanya, Tim SAR kemudian memberangkatkan tim tambahan pada Sabtu (17/12/2022) pukul 23.15 WIB ke lokasi pencarian untuk mencari dua orang tersebut.
Sedangkan, Analis Pencarian dan Pertolongan Kantor SAR Bandung Joshua Banjarnahor mengatakan pencarian kembali dilakukan sejak Minggu setelah melaksanakan apel pagi.
Kuat dugaan dua orang yang hilang itu terbawa arus hingga ke anak Sungai Citarik yang berada di kawasan Desa Linggar Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung. Sehingga menurutnya pencarian pun dilakukan hingga kawasan tersebut.
"Kurang lebih jarak penyisiran awal sejauh lima kilometer," kata Joshua.
Baca Juga: Indonesia Gas Juara! Ini 6 Fakta Menarik Piala AFF yang Perlu Kamu Tahu
Berita Terkait
-
Jaga Wisatawan di Wilayah Pantai Selatan, SAR Satlinmas Rescue DIY Kerahkan Armada Ambulans hingga Jetski
-
Diterjang Longsor Tahun 2020 Ini Potret Miris SDN 05 Cileuksa, Luput dari Perhatian Pemkab Bogor
-
Pengoperasian Jalan Tol Cisumdawu Seksi Dua dan Tiga
-
Potensi Banjir serta Tanah Longsor, Jumat-Sabtu Ini Kaltim Alami Hujan Lebat dan Petir
-
Jalan Poros Desa di Cihara Lebak Longsor, Akibat Diguyur Hujan Deras
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Makin Diminati, Penumpang LRT Jabodebek Capai 16 Juta Orang
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional