/
Senin, 19 Desember 2022 | 17:06 WIB
SPBU Vivo (Suara.com)

Sebuah SPBU di wilayah Kabupaten Tuban mengaku mendapatkan kiriman bahan bakar minyak atau BBM bercampur air.

Hal itu diketahui dari video yang diunggah akun TikTok @portaljtvcom pada Sabtu (7/12/2022) lalu. Dalam video terlihat, petugas SPBU mengambil contoh BBM dari mobil tangki Pertamina menggunakan ember.

"Kasat mata, air, tuh," ujar seseorang dalam video itu.

Terlihat BBM berwara biru muda yang dituangkan dari tangki ke ember bercampur dengan air.

Usai pengambilan sampel pertama, terlihat BBM yang ada di dalam ember putih tersebut berwarna sangat keruh.

Usai kejadian itu, supervisor SPBU kembai melakukan sampel sebanyak tiga kali. Namun dari tiga percobaan itu, BBM masih dalam kondisi tercampur air.

Supervisor SPBU kemudian mengembalikan kiriman BBM tersebut ke pihak pertamina.

"Saat ini tindakannya dari depo (Pertamina) tadi, katanya segera dilakukan penggantian produk" ujar Suvervisor SPBU Sugihwaras, Azmi Zulfikar dalam video yang beredar, dikutip Senin (19/12/2022).

Ia mengaku beruntung karena BBM bercampur air tersebut belum sampai dimasukkan ke tangki milik SPBU.

Baca Juga: Salah Satu Hater Dewi Perssik Tiba-Tiba Ngaku Ngefans, Minta Tolong Polisi Buat Ketemu Sang Biduan

"Kalau sampai masuk nanti SPBU yang disalahkan," ujarnya. 

Video ini membuat sejumlah netizen meluapkan kekecewaan mereka di kolom komentar. Sebagian dari mereka bahkan berharap kompetitor Pertamina seperti Shell dan Vivo segera memperbanyak cabang.

"Semoga Shell dan Vivo memperbanyak cabang," tulis @anakyatikkuathe***.

Ada juga yang berpendapat bahwa kondisi tersebut merupakan penyebab kendaraan mereka sering mengalami masalah.

"Pantesan motor gue sering mogok pas habis beli bensin," tulis Yusuf.

Di lain pihak, Area Manager Commrel & CSR Pertamina Patra Niaga Region Jatimbalinus, Deden Mochammad Idhani, terkait laporan adanya kontaminasi air pada saat pembongkaran muatan BBM jenis Pertalite di sejumlah SPBU wilayah Tuban, bahwa berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan oleh tim Pertamina di lapangan, memang ditemukan indikasi air di mobil tangki yang diduga akibat intensitas hujan yang cukup tinggi dari siang sampai malam hari pada Jumat (16/12/2022), kemarin.

Load More