Terkadang butuh waktu bagi seorang ekspatriat untuk beradaptasi dengan makanan khas Indonesia. Terlebih makanan yang bahkan tak semua orang Indonesia suka, seperti jengkol dan pete yang memiliki aroma yang khas.
Namun jika sudah sekali mencoba, bukan tak mungkin jika warga negara asing yang berasal dari Eropa, Amerika atau belahan dunia lainnya bakal kesengsem oleh kuliner Nusantara.
Bule cantik pemilik akun TikTok @ceunena ini misalnya. Ia mengunggah video dirinya tengah asyik makan nasi putih ditemani pangsit, rendang jengkol dan ikan asin sambal roti.
"Makan apa?" tanya seorang pria dalam video yang diunggah Rabu (21/12/2022).
"Jengkol pake bumbu rendang," kata bule cantik itu.
Bule itu juga menunjukkan tempe dan ikan asin jambal roti yang ada di piringnya.
Unggahan bule itu membuat banyak netizen yang heran. Mereka tak menyangka ada bule kaukasia yang doyan makan jengkol dan ikan asin.
"Udah lupa sama burger ya neng," tulis @mamarafi**.
"Udah gak doyan pissa burger," timpal netizen lainnya.
Baca Juga: Rizky Billar Bungkam Tudingan dengan Posting Foto, Netizen: Jangan Dibanting ya Bang Habis Digendong
Netizen lainnya mengapresiasi bule cantik itu yang sudah bisa beradaptasi dengan makanan Indonesia. Mereka pun mendoakan agar bule perempuan itu diberikan kesehatan dan betah tinggal di Indonesia.
Jengkol dikenal sebagai salah satu makanan yang lezat dan khas dari segi aromanya. Disamping itu, ternyata nutrisi yang dimiliki jengkol cukup padat, sehingga sederet manfaat makan jengkol bisa dirasakan ketika Anda rutin mengkonsumsinya.
Memang ada pro dan kontra jika membahas mengenai jengkol, namun mari kesampingkan semua hal negatif dan fokus ke bagian positif dari konsumsi jengkol ini. Berikut sederet manfaat makan jengkol yang bisa diperoleh.
1. Membantu Mencegah Anemia
Jengkol dikenal memiliki kandungan zat besi yang kaya, sehingga dapat membantu produksi sel darah merah di dalam tubuh. Hal ini memungkinkan seseorang terhindar dari risiko anemia karena kekurangan sel darah merah, yang dipicu kekurangan asupan zat besi.
Untuk wanita bahkan konsumsi jengkol direkomendasikan pada masa datang bulan untuk membantu memperbarui sel darah merah yang keluar selama masa ini.
Berita Terkait
-
Bukan Sembarang Bule, Vita Bella Selebgram yang Ditawari Jadi Bintang Film Bokep Jepang Ungkap Kriterianya
-
Sempat Ditawari Main Bokep Jepang, Vita Bella Pilih Bule Ketimbang Pria Indonesia: Sadar Diri Aku Seksi
-
Sandy Walsh Batal Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2022, Iwan Bule: Saya Sudah Belikan Tiket
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan