Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan tips membuat resolusi 2023. ia menyebut, resolusi 2023 harus realistis lantaran adanya potensi resesi ekonomi.
Tips itu dibagikan Ridwan Kamil dalam sebuah video yang ia bagikan di akun Instargam miliknya pada Jumat (24/12/2022) malam.
"Sebentar lagi masuk tahun 2023. Tips: Bikin resolusi 2023 itu harus realistis, karena ada potensi resesi ekonomi," tulis Ridwan Kamil.
Ia menulis, tips itu diambil dari pesan bijak pengguna Instagram @kurniyasally.
Dari video, Ridwan Kamil menunjukkan catatan resolusi 2023 yang ia tulis di atas kertas.
Di urutan pertama terdapat "Nambah anak", kemudian ada pergi ke Tanah Suci, turun berat badan 5 kg, jalan-jalan ke LA dan beli I-Pad.
Ridwan Kamil kemudian mengedit lima resolusi itu. Urutan pertama dibubuhi beberapa kata sehingga berubah menjadi "Nambah anak kucing".
Resolusi oergi ke tanah suci pun diubah. Ia mencoret kata suci dan menggantinya dengan kata Abang sehingga resolusinya berubah jadi "Pergi ke Tanah Abang".
Resolusi yang ketiga terdapat penurunan target dari 5 kilogram menjadi 0,5 kilogram.
Baca Juga: Mengenal Kuznetsov-class, Kapal Induk Rusia yang bernasib Kurang Mujur
Untuk jalan-jalan ke LA, ia memberi penjelasan bahwa LA yang dimaksud bukanlah Los Angeles tapi Lenteng Agung.
Resolusi kelima pun tak luput dari revisi. Beli I-Pad ia ubah menjadi Nasi Padang.
Unggahan video Ridwan Kamil soal resolusi 2023 yang ralistis ini mengundang gelak tawa netizen.
"Ngakakkk pak gubernur andalan aku," tulis @lilis_salon_*****.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyinggung soal ekonomi global pada tahun depan, dia bilang ada kabar buruk soal ekonomi dunia pada tahun 2023 yang bakal datang dua minggu lagi.
"Saya tidak menakut nakuti hanya mengingatkan bahwa tantangan ekonomi yang kita hadapi ke depan tidak semakin mudah," ungkap Jokowi Penyerahan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Klaster di Istana Negara dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Senin (19/12/2022).
Dikatakan Kepala Negara ini, kondisi ekonomi global bakal menghadapi situasi sulit. Sejumlah negara ekonomi utama seperti Amerika Serikat hingga China sedang menuju perlambatan ekonomi dan kondisi ini bakal berdampak pada Indonesia.
"Tahun depan tinggal dua minggu lagi," sebut Jokowi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRILink Agen Hadir, Danantara Buka Akses Ekonomi hingga Pelosok
-
Rayakan Kemerdekaan, Danantara Perluas Akses Ekonomi lewat BRILink
-
Dampak Gempa Kolombia: 5 Provinsi Siaga Merah, 86 Gedung Hancur, 7 Bandara Ditutup
-
Danantara dan BRILink Agen, Gerakkan Ekonomi hingga Pelosok Negeri
-
Review Film Forrest Gump: Potret Indah Kejujuran Hati yang Menembus Zaman
-
Alphard Ringsek Dihantam Trailer, KH Anwar Zahid Tetap Berangkat Dakwah
-
Lewat BRILink Agen, Danantara Perluas Akses Ekonomi ke Pelosok Negeri
-
Rectors Game: Cara Unik IPB University Sambut dan Bangkitkan Semangat Mahasiswa Baru di MPKMB 63
-
Mengapa Kemenhut Dorong Perdagangan Karbon Berintegritas?
-
Modal Tabungan BRI Rp100 Ribu, Dapatkan Tiket Gratis Modinity Warehouse Sale!