Kasus dugaan KDRT yang dilakukan Ferry Irawan kepada Venna Melinda hingga kini masih menyita perhatian publik. Terbaru Ferry Irawan menunjuk Hotma Sitompul sebagai kuasa hukumnya.
Sementara kuasa hukum Venna Melinda yakni Hotman Paris. Penunjukan Hotma Sitompul itu cukup mengejutkan mengingat sebelumnya Ferry Irawan menghubungi Sunan Kalijaga untuk meminta bantuan.
Kabar penunjukan Hotma Sitompul sebagai kuasa hukum Ferry Irawan itu pun telah dibenarkan salah satu tim kuasa hukum Hotma Sitompul.
"Iya benar. (Hotma Sitompul menjadi pengacara Ferry Irawan) Terhitung sejak (Jumat) pagi, resmi menjadi tim kuasa hukum," kata Muara Karta, tim kuasa hukum Hotma Sitompul saat dihubungi awak media dikutip dari matamata.com (Jaringan Suara.com).
Setelah beredar kabar Ferry Irawan menunjuk Hotma Sitompul, Hotman Paris pun membuat unggahan yang tampak menyindir suami Venna Melinda dan kuasa hukum barunya. Dalam unggahan itu, Hotman Paris tampak mengunggah foto Venna Melinda dengan darah yang mengucur.
"Apa benar saya akan bertanding dengan pengacara yang sudah cerai 3 kali?" tanya Hotman Paris Hutapea di Instagram, Jumat (13/1/2023).
Meski Hotman Paris tak menyebut nama pengacara siapa pun, kuat dugaan sindiran itu ditujukan untuk Hotma Sitompul. Hotman Paris juga cukup chill menyindir pengacara yang akan menjadi lawannya itu.
"Kalau benar, ya cucok klien dan pengacara: sama-sama pengalaman hebat dalam dunia cerai ceraiin bini! Ah, tenang aja," kata Hotman Paris.
Unggahan Hotman Paris itu pun sontak dibanjiri komentar netizen. Netizen banyak yang mendukung Hotman Paris dalam melawan ppelaku KDRT.
"Netizen bersama team Hotman Paris (emoji hati)," tulis @blessing***.
"Pokonya kita dukung bang Hotman Paris. Tukang KDRT jangan sampai lepas," timpal @irawati***.
"Kami sih percaya bang, kalo bang Hotman Paris yang urus pasti kelar," celetuk @maulida***.
Diberitakan sebelumnya, Venna Melinda melaporkan Ferry Irawan atas dugaan KDRT yang terjadi di kamar hotel pada Minggu (8/1/2023) ke Polres Kota Kediri, Jawa Timur.
Laporan tersebut dilimpahkan ke Polda Jawa Timur pada Senin (9/1/2023) dan rencananya, Ferry Irawan akan menjalani pemeriksaan lanjutan pada Senin (16/1/2023).
Berita Terkait
-
Dugaan Warganet Benar, Venna Melinda Akui Bucin dengan Ferry Irawan
-
Nasib Ferry Irawan Usai Aniaya Venna Melinda: Cuma Punya Satu Baju Tak Ganti-ganti
-
Cucu Keluarga Herman Bakal Rebut Rumah Mewah Tiko, Hotman Paris Beri Saran Untuk Dijual dan Beli Yang Kecil
-
Hotman Paris Sarankan Punya Wanita Lain Ketimbang Lakukan KDRT, Netizen Protes: Otaknya Rada Ga Beres!
-
Sindiran Telak Hotman Paris untuk Ferry Irawan: Tidak Ada Harga Diri!
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Lionel Messi Jadi Spider-Man? Aksi Terbangnya Bareng Tom Holland Bikin Heboh
-
Teror Suporter Meksiko: Pasang Petasan hingga Gelar Konser Dadakan Depan Hotel Ekuador
-
Viral Aneh di Piala Dunia 2026: Foto Lewat TV dan Unggah di Sosmed Jadi Tren
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Erling Haaland Pahlawan! Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman
-
Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau
-
Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak
-
Anak Patrick Kluivert dan 2 Pemain Belanda Jadi Korban Serangan Rasis Usai Kegagalan de Oranje
-
Kalah dari Maroko, Jalanan Belanda Berubah Jadi Medan Perang Suporter vs Polisi