Perseteruan Nikita Mirzani dan Bunda Corla hingga kini masih menjadi perbincangan publik. Pemain Comic 8 ini secara terang-terangan meminta Bunda Corla mengembalikan uang saweran Rp100 juta yang ia berikan.
Jika uang saweran Rp100 juta itu dikembalikan, Nikita Mirzani bahkan sesumbar bakal bagi-bagi uang kepada para pengikutnya di media sosial.
Hingga kini, ibu tiga anak itu pun masih terus menyenggol Bunda Corla soal uang saweran yang ia berikan. Nikita Mirzani mengaku pesimis Bunda Corla bakal mengembalikan uangnya.
"Dia enggak mungkin mau balikin uang seratus juta gue. Mana mau dia. Dia kan maunya cuma ngambil aja," kata Nikita Mirzani dalam video yang diunggah di akun Instagram @rumpi_gosip, Selasa (24/1/2023).
Menurutnya, jika Bunda Corla ingin mengembalikan uangnya maka seharusnya sudah dilakukan sejak lama dan tidak disimpan terus menerus.
"Kalau mau balikin duit gue dari kemarin-kemarin udah dibalikin, tapi di-keep terus karena memang aslinya enggak ada duit," katanya.
Nikita Mirzani pun mengaku akan membagikan uang tersebut jika Bunda Corla benar-bener mengembalikan uang saweran Rp100 juta itu.
"Pokoknya semua nanti aku bagi satu orang lima ratus ribu kalau benar dikembalikan. Kalau tidak (dikembalikan), aku laporkan ke polisi," ujar Nikita Mirzani.
Video yang telah dibagikan akun Instagram @rumpi_gosip itu pun sontak banyak direspon negatif oleh netizen. Banyak netizen netizen yang menyindir Nikita Mirzani mungkin saja akan meminta uang tersebut dikembalikan.
Baca Juga: Nikita Mirzani Ancam Laporkan Bunda Corla, Tagih Uang Rp100 Juta Gegara Disebut Uang Haram
"Jangan tergiur ges ya .. jangan mauuuuu .. mental miskin ngasihndi minta lg jangan mauuuuu ..," tulis netizen.
"Besok yang kebagi 500ewu/orang jangan buat belanja dulu, sapa tau nanti diminta lagi," sindir netizen.
"Dia yang ngasih, dia juga yang minta. Dan buat ningkatin followersnya lagi iming-iming bagi-bagi duit 500 ribu per orang. pasti yang komen negatif sama dia, ngemis juga," imbuh yang lain.
Berita Terkait
-
Bunda Corla Percepat Kepulangan ke Jerman, Gegara Capek Ribut-Ribut dengan Nikita Mirzani?
-
Nikita Mirzani Janji Bagikan ke Penggemar Jika Bunda Corla Kembalikan Uangnya, Warganet: Jangan Mau Nanti Ditagih
-
Nikita Mirzani Ancam Laporkan Bunda Corla, Tagih Uang Rp100 Juta Gegara Disebut Uang Haram
-
Kekasih Nikita Mirzani, Antonio Dedola Pindah Agama, Netizen Sebut Cuma Konten Doang
-
Dekat dengan Nikita Mirzani, Antonio Dedola Pindah Agama ke Islam: Ingin Menjadi Pribadi Lebih Baik Lagi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Nestapa Peternak Ayam Petelur di Magetan: Pakan Mencekik, Hasil Ternak Jadi Pajangan Gudang
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Calon Atlet Tinju PON Lampung Dikeroyok Saat Hendak Latihan, 3 Pelaku Ditangkap
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran
-
Huawei MatePad Mini Resmi Meluncur, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Dibanderol Rp8,9 Juta
-
Ramalan Zodiak Kamis 25 Juni 2026: Cancer, Virgo, dan Capricorn Beruntung Besar Hari Ini!
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
-
Dari Fort Du Bus hingga Trikora: Membaca Papua dari Arsip Kolonial