Relawan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengevaluasi kinerja menteri yang tidak menunjukkan performa yang bagus dalam menjalankan tugas.
Isu perombakan atau reshuffle kabinet sendiri kekinian memang tengah kembali menguat.
"Di akhir pertemuan (dengan Presiden Jokowi) kami juga meminta kepada presiden untuk mengevaluasi para menterinya yang tidak perform," kata relawan Jokowi, Ketua Umum DPN Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina, dalam keterangannya, Rabu (25/1/2023).
Diketahui, Jokowi menyempatkan diri makan bersama sejumlah kelompok relawan saat melakukan kunjungan kerja ke Manado, Sulawesi Utara pada 18-20 Januari 2023.
Silfester mengatakan, terlebih ada menteri dari partai tertentu yang lebih sibuk mengurus safari dan deklarasi sebagai bakal calon presiden (capres) 2024 dibanding mengurus rakyat dan menyukseskan semua program pemerintah.
"Apalagi dengan tidak beretika mencuri start dengan kampanye mendahului ketetapan dan tahapan dari KPU," ucapnya.
Kemudian, kata dia, saat kesempatan pertemuan dengan Presiden Jokowi, para perwakilan relawan membulatkan tekad kepada Presiden Jokowi untuk tetap setia tegak lurus kepada Pancasila, NKRI dan Presiden Jokowi.
"Serta kami tidak mendukung capres manapun kecuali ada Komando dari Presiden Jokowi setelah sepakat dengan ketua-ketua partai nasionalis," tuturnya.
Para relawan juga berkesempatan melaporkan beberapa permasalahan kepada Presiden Jokowi, seperti masih banyaknya aksi mafia tanah, mafia tambang, mafia investasi bodong dan judi online atau daring.
Baca Juga: Dapat Informasi Akan Ada Reshuffle Kabinet, Ketua PPP: Kapannya Hanya Jokowi yang Tahu
"Hilirisasi di bidang kesehatan supaya biaya produksi lebih murah seperti pembuatan pabrik stent jantung, pabrik vaksin berbasis m-RNA dan obat paten," ucapnya.
Para relawan juga melaporkan soal pembatalan pelaksanaan uji kompetensi apoteker yang dijalankan oleh Panitia Nasional Uji Kompetensi Apoteker Indonesia (PN UKAI) karena tidak memiliki legal standing dan tidak berjalan sesuai PP 51/2009, Permenkes 889/2011, UU 36/2014 pasal 89 dan Permendikbud 2/2020.
"Melaporkan, pembuatan aplikasi cargo nusantara, peningkatan arus kunjungan wisatawan hingga menjadi nomor 1 di ASEAN mengalahkan Singapura, Malaysia dan Thailand serta masih ada karyawan eks Merpati Airlines yang belum menerima haknya setelah dinyatakan pailit," ujarnya.
Adapun, perwakilan relawan yang ikut berdialog dengan Presiden Jokowi yaitu, Sekretaris DPW Solmet Sulut Bony Jap Kun Lai, Waketum DPP Bara JP Starry Rampengan, Ketua Sedulur Jokowi DPD Sulut Jopie Komaling, Ketua Projo Sulut Louis Schramm dan Ketum DPN Solmet sekaligus Penanggungjawab Setia Tegak Lurus 2024 Ikut Komando Jokowi, Silfester Matutina.
Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengaku mendapat informasi mengenai isu reshuffle kabinet. Bahkan ia menyebut indikasi perombakan Kabinet Indonesia Maju cukup kuat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Bongkar Tambang Emas Liar di Bukit Pongkor, Polda Jabar Tetapkan 4 Tersangka Warga Bogor