Pengacara kondang Hotman Paris kembali mengungkit skandal soal pengacara yang tak mampu membayar jasa cewek open BO.
Ia menyebut pria yang tak mampu bayar open BO senilai UMR itu dengan istilah cowok lato-lato alias cowok bokek.
"Yang paling viral saat ini adalah seorang laki-laki mem-booking cewek open BO," kata Hotman Paris melalui video yang ia unggah di akun Instagram miliknya, Selasa (7/2/2023).
Hotman Paris menambahkan, usai menikmati cewek open BO itu selama berjam-jam, tibalah waktu untuk bayar. Pria itu kemudian menunjukkan layar handphone miliknya seolah-olah sedang mengecek saldo.
"Terus katanya terus terang 'sorry jumlah saldo saya tidak cukup untuk bayar kamu'. Eh jumlahnya cuma lima juta," terang Hotman Paris.
Perempuan itu kata Hotman Kemudian protes. Laki-laki itu lalu memberikan KTP sebagai jaminan dan membuat perempuan open BO itu tak nyaman agar segera meninggalkan hotel.
"Setelah dia bawa KTP, besoknya ada WA (WhatsApp) dari seseorang mengancam 'hei awas kamu memncuri KTP saya'katanya," ujar Hotman Paris.
"Tragis, tragis kehidupan di ibu kota ini," tutupnya.
Unggahan Hotman Paris ini mendapat beragam komentar dari netizen. Ada yang bertanya apakah pria dan cewek open BO yang dimaksud adalah yang pernah dibahas di podcast Uya Kuya.
Baca Juga: 'Rakyat Nangis ke Saya', 5 Poin Berat Jokowi soal Penggelapan Dana Nasabah Asuransi dan Koperasi
"Tau nih siapa yg diomongin...Si kura2 ninja hahahaha,ada di podcast Uyakuya," tulis @ocha_**.
Ada juga yang menyarankan agar cewek open BO meminta uang terlebih dahulu sebelum memberikan layanan pada pelanggannya.
"Cew nya jg salah, hrs nya waktu jumpa bayar dulu baru dilayani..," tulis @tedikus****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional