Setidaknya ada dua warga Kota Bandung yang telah dinyatakan meninggal dunia meski mereka masih hidup. Kedua warga itu adalah Sulaeman dan Titing Elah Kurniawati.
Titing Elah Kurniawati yang kini berusia 65 tahun tercatat sudah meninggal dalam data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung.
Paahal warga Sekehonje RT01/RW04 Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung itu saat ini masih dalam kondisi sehat wal afiat.
Saat didatangi di kediamannya, ia pun menunjukkan kelengkapan administrasi bahwa masih tercatat sebagai penduduk tetap di kawasan tersebut.
Fakta bahwa dirinya tercatat meninggal di Disdukcapil Kota Bandung ia ketahui ketika salah satu Kader PKK yang biasa mengunjungi dirinya mengatakan bahwa namanya sudah tak terdaftar sebagai penerima bantuan setempat karena sudah dinyatakan meninggal.
"Jadi awalnya tahu kalau sudah dinyatakan meninggal itu ada salah satu kader yang biasa datang ke rumah untuk memantau kondisi ibu. Pas mau diambilkan bantuan setempat bagi lansia pada awal 2023, nama ibu tak ada di daftar karena sudah dinyatakan meninggal," ujar Titing saat ditemui, Selasa (7/2/2023) dikutip dari Ayobandung.com--jejaring Suara.com.
Ia dan Kader PKK bernama Nani itu lantas mendatangi kantor kelurahan setempat, ketika ditanyakan, memang benar bahwa dirinya tercatat telah meninggal yang dibuktikan dengan surat kematian yang dikeluarkan oleh Disdukcapil Kota Bandung.
"Ibu juga gapaham, kenapa bisa begitu. Akhirnya dibantu diuruskan untuk diperbaiki statusnya. Sampai sekarang belum ada kabar lagi terkait kejelasan statusnya," jelasnya.
Titing mengalami kerugian akibat dirinya sudah dinyatakan meninggal. Pasalnya, beberapa bulan lalu ia masih menerima bantuan sembako dan uang Rp150.000 dari Pemerintah Pusat sebagai subsisi bantuan kenaikan BBM pada akhir 2022 lalu.
Baca Juga: 6 Fakta Perjalanan Cinta Lee Seung Gi dan Lee Da In, Sempat Ditentang Keras oleh Fans
"Jadi ya kecewa juga, apalagi sebentar lagi kan ada Pemilu. Ibu bisa kehilangan hak ibu untuk memilih kalau masih tercatat sudah meninggal. Semoga pejabat terkait bisa mengembalikan status saya karena saya masih hidup," papar dia.
Sebelumnya, Sulaeman selaku warga di tempat yang sama hanya berbeda RW mengalami hal serupa. Ia dinyatakan meninggal oleh Disdukcapil Kota Bandung dengan terbitnya surat kematian dengan nomor 3273-KM-06102020-0021.
Atas kekeliruan itu, Sulaeman melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Dimana, Sulaeman menggugat Disdukcapil Kota Bandung untuk mencabut akta kematian tersebut karena dirinya masih hidup. Gugatan itu pun diterima oleh PTUN pada Jum'at, 18 November 2022.
Hingga berita ini diturunkan, Ayobandung.com sudah mencoba mengkonfirmasi 4 pejabat Disdukcapil Kota Bandung untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut.
Namun, belum ada respon dari pihak terkait atas kejadian warga Kota Bandung yang dinyatakan meninggal melalui surat/akta kematian meski yang bersangkutan masih hidup.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha