Publik baru-baru ini dihebohkan dengan royalti yang harus didapatkan Ressa Herlambang atas nyanyian Syahrini.
Pasalnya, Ressa Herlambang memang tengah jadi perbincangan hangat di media sosial, lantaran mengalami kebangkrutan sampai-sampai keadaan ekonomi keluarganya sangat sulit.
Bahkan, Ressa mengaku tak dapat royalti dari salah satu lagu hits yang dibuatnya untuk Syahrini. Lagu yang dibuatkan Ressa untuk Syahrini itu bahkan sempat hits pada zamannya.
Meski begitu, Ressa Herlambang membenarkan jika pihak Syahrini hanya membayar di awal mereka kerjasama. “Waktu itu sih dibayar Rp5 juta,” ucap Ressa.
Namun pernyataan berbeda pernah diungkap Syahrini saat hadir di program tvOne.
Berbincang soal karirnya yang melejit, Syahrini bersama adiknya, Aisyahrani ikut mengungkap kisah dibalik lagu 'Kau Yang Memilih Aku' yang dirilis pada tahun 2012 silam.
Rupanya, Aisyahrani mengaku sebagai sosok yang membuat lagu hits sang kakak. Bahkan banyak yang meduga lagu itu curhatan hati Syahrini usai tak lagi jadi rekan duet Anang Hermansyah.
"Aku yang tahu bagaimana, apa yang terjadi, aku tahu betul bagaimana perasaan Syahrini, dan itu aku masukin di lagu ini, bagian reff terutama," ujar Aisyahrani, mengutip dari Herstory -jaringan Suara.com.
Syahrini lantas mengeluarkan jargonnya, "hempas datang lagi, hempas datang lagi,".
Baca Juga: Netizen Bandingkan Gaya Busana Aurel Hermansyah dan Syahrini: Mana Yang Lebih Sopan
Kini terungkap bahwa sebenarnya lagu Kau Yang Memilih Aku merupakan ciptaan Ressa Herlambang. Saat pernyataan Syahrini dan Aisyahrani dibagikan ulang oleh akun @conglie_willlneverdie, netizen memberikan beragam tanggapannya.
"Tuntut hak anda mas RH, anda berhak mendapatkan uang royalti dari lagu itu, untuk hak cipta klo jual putus bisa loh dapat 500jt," komentar netizen.
"Pantes hidupnya nyungsep, rezeki seret krn hak org diambil dan diaku2," balas yang lain. "Makanya gak ngasih yang royalti, wong diakui ciptaan adiknya, ya ampun gak malu ya," pungkas netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!
-
Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
-
Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan
-
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
-
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan