/
Sabtu, 18 Februari 2023 | 19:53 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri acara Partai Golkar beberapa waktu lalu. ([Suara.com])

Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara resmi mengusulkan agar Inggit Garnasih, istri kedua Soekarno atau Bung Karno, dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Usulan itu bertepatan dengan hari lahirnnya almarhumah, 17 Februari kemarin.

Usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional untuk Inggit Garnasih ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan oleh Pemprov Jawa Barat ke pemerintah pusat.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun berharap pemerintah pusat mengabulkan usulan untuk memberi gelar Pahlawan Nasional kepada Inggit Garnasih, minimal tahun depan.

"Pemerintah Jawa Barat kemarin di hari lahirnya Ibu Inggit, 17 Februari, mengusulkan agar beliau dianugerahi gelar Pahlawan Nasional karena jasa-jasanya kepada awal muasal sejarah kemerdekaan Indonesia," tulis Ridwan Kamil di akun Instagram pribadinya, Sabtu (18/2/2023).

Ridwan Kamil menyebut pengorbanan Inggit Garnasih sangat luar biasa. Terutama dalam mendampingi Bung Karno saat melakukan pergerakan politik melawan pemerintah kolonial Belanda.

"Beliau adalah istri Bung Karno selama 20 tahun yang pengorbanannya luar biasa saat Bung Karno muda bersekolah di Bandung sampai ke pintu gerbang kemerdekaan," tulis Ridwan Kamil di video postingannya, Sabtu (18/2/2023).

"Ditemani Ibu Inggit, di tahun 1920-an Bung Karno memulai melakukan pergerakan politik dan melawan Pemerintah Kolonial Belanda sehingga akhirnya ditangkap dan dipenjara di Penjara Banceuy dan Sukamiskin di Bandung."

Ridwan Kamil menceritakan, saat itu Inggit Garnasih rela menjual hartanya dan membuat bedak untuk dijual demi membiayai makanan serta obat-obatan untuk Bung Karno yang sedang di penjara.

"Juga membelikan buku-buku yang membuat Bung Karno menjadi individu yang kuat dan cerdas intelektualitasnya," tulisnya.

Baca Juga: Ridwan Kamil Akhirnya Bisa Hubungi Lucky Hakim, Netizen Lega

Ridwan Kamil melanjutkan, Inggit Garnasih juga ikut mendampingi Bung Karno saat dibuang ke Ende.

"Dan sejarah mencatat di Ende lah pokok-pokok Pancasila direnungkan dan dirumuskan oleh Bung Karno ditemani Ibu Inggit Garnasih," kata Ridwan Kamil.

Load More