Terdapat tiga artis yang berstatus sebagai kepala daerah level kabupaten di Jawa Barat. Ketiganya adalah Sahrul Gunawan, Hengky Kurniawan dan Lucky Hakim.
Sahrul Gunawan merupakan Wakil Bupati Bandung. Sedangkan Hengky Kurniawan menjabat awalnya menjabat sebagai Wakil Bupati Bandung Barat. Ia naik menjadi bupati usai pasangannya, Aa Umbara terjerat kasus korupsi.
Terakhir ada aktor Lucky Hakim yang menjadi sorotan publik usai mengajukan surat pengunduran diri dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Indramayu.
Bukan hanya Lucky Hakim yang mengalami prahara selama menjabat sebagai wakil bupati. Sahrul Gunawan dan Hengky Kurniawan pun kerap dilanda isu tak sedap.
Artis pertama yang maju dalam pilkada di Jawa Barat adalah Hengky Kurniawan. Saat itu ia maju di Pilkada Bandung Barat mendampingi Aa Umbara Sutisna.
Aa Umbara Sutisna dan Hengky Kurniawan kemudian meraih suara terbanyak dan dilantik menjadi pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat.
Sepanjang menjabat sebagai Wakil Bupati, Hengky Kurniawan mengaku tidak dilibatkan dalam Satgas Penanganan Covid-19.
Hal itu terungkap dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Rabu (25/8/2022), Hengky Kurniawan mengaku tidak mengetahui mengenai rencana kerja Aa Umbara, termasuk mengenai pengadaan.
"Kalau tahun kemarin dalam SK, saya enggak masuk ke dalam satgas, dan tidak pernah diajak rapat soal Covid-19," kata Hengky Kurniawan di hadapan Majelis Hakim PN Bandung saat itu.
Baca Juga: Niluh Djelantik 'Labrak' Wanita Rambut Pirang yang Diduga Lecehkan Pura di Bali
Nasib Hengky terbilang baik. Aa Umbara diciduk KPK hingga akhirnya dijebloskan ke penjara. Hengky Kurniawan pun akhirnya naik pangkat jadi Bupati Bandung Barat.
Sahrul Gunawan jadi Wakil Bupati Bandung usai mengikuti Pilkada Bandung 2020. Ia menjadi paangan Bupati Bandung Dadang Supriatna.
Sepanjang menjadi Wakil Bupati Bandung, Sahrul Gunawan juga kerap curhat di media sosial. Isinya mulai dari jarang dilibatkan dalam kerja-kerja pemerintahan hingga tak adanya anggaran untu perawatan dan perbaikan rumah dinasnya.
Keduanya juga kerap terpantau saling sindir di media sosial.
Dari catatan Suara.com, Sahrul Gunawan tak hadir dalam rapat evaluasi 99 hari kerja di Gedung Moh. toha di komplek Pemerintahan Kabupaten Bandung, Kamis 29 Juli 2021.
Sahrul Gunawan memposting dalam akun Instagram pribadinya seakan-akan ada kebohongan dalam tugasnya sebagai Wakil Bupati. "Politik Permukaan seolah-olah memberi peran pada seseorang padahal tidak sama sekali," tulis Sahrul saat itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak