Anak Pejabat menjadi sorotan usai Mario Dandy tang merupakan anak dari Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Jakarta Selatan II Rafael Alun Trisambodo melakukan aksi penganiayaan.
Video penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy menyebar ke jejaring media sosial hingga menjadi viral.
Bukan cuma aksi penganiayaan yang disorot, gaya hidup mewah anak pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan itu pun jadi sorotan.
Benarkah anak pejabat memiliki keistimewaan sehingga bisa melakukan perbuatan melanggar hukum? Lalu siapa saja anak pejabat di negeri ini yang pernah tersandung kasus hukum?
1. Mario Dandy
Aksi penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy yang merupakan anak pejabat Dirjen Pajak bahkan membuat Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menggoyang jempolnya.
Ia mengatakan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anak pejabat pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan harus diproses secara hukum.
"Penganiayaan yang dilakukan oleh anak pejabat ini harus diproses hukum," kata Mahfud dalam salah satu unggahan di akun Twitter pribadinya, @mohmahfudm, Jumat (24/2/2023) lalu.
Dia menegaskan tidak ada perdamaian dan maaf dalam hukum pidana, bahkan kasus tersebut bukanlah perkara ringan yang bisa diselesaikan dengan penerapan keadilan restoratif.
Baca Juga: Suporter Optimis Dong! Timnas Indonesia U-20 Punya Modal Lolos Fase Grup Piala Asia U-20
Selain itu, Mahfud juga berpandangan Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu Jakarta Selatan II Rafael Alun Trisambodo selaku ayah dari pelaku penganiayaan itu harus diperiksa.
"Secara hukum administrasi, pejabat yang punya anak dalam tanggungan hedonis dan berfoya-foya harus diperiksa," ujar Mahfud.
Rasyid Rajasa merupakan putra dari Muhammad Hatta Rajasa. Rasyid sempat mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi Km 3350 pada 1 Januari 2013 lalu.
Saat itu Rasyid juga berstatus sebagai anak pejabat. Pasalnya sang ayah, Hatta Rajasa saat itu tengah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia.
Dalam kecelakaan maut yang dialami Rasyid bermula dari saat dirinya menabrak mobil Daihatsu Luxio F 1622 CY di Tol Jagorawi. Dua orang meninggal dunia, sedangkan tiga korban lainnya menderita luka-luka.
3. Anak Anggota Sekretariat DPRD Jambi
Seorang pelajar SMA mengalami kecelakaan tunggal di depan RS Siloam Jambi, Kamis (2/2/2023) malam. Fakta mengejutkan terungkap yakni pelajar tersebut mengemudikan pelat nomor dinas milik Sekretariat DPRD Provinsi Jambi dan membawa penumpang bugil.
Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi mengatakan bahwa Tim Satlantas Polresta Jambi kini tengah melakukan penyelidikan kecelakaan mobil Toyota Camry dengan pelat nomor BH 1842 Z tersebut. Polisi melakukan penyelidikan melalui rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.
"Petugas kami sedang bekerja memeriksa di lapangan, mulai dari saksi, rekaman CCTV, dan pengendara mobil yang menabrak tiang papan reklame di depan RS Siloam, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi," kata Eko pada Jumat (3/2/2023).
Pelajar kelas 3 SMA negeri di Kota Jambi itu mengalami luka akibat kecelakaan tunggal tersebut. Adapun kekasihnya yang sama-sama berstatus sebagai pelajar mengalami luka patah kaki.
Saksi sempat melihat kekasih dari pelajar itu tidak mengenakan busana.
Keduanya sempat diperiksa oleh pihak kepolisian untuk pengecekan pengaruh alkohol atau narkoba. Hasil menunjukan keduanya negatif mengonsumsi alkohol maupun narkoba.
"Setelah diperiksa urine-nya negatif atau mereka berdua tidak terbukti mengonsumsi narkoba," ucapnya.
Eko mengatakan untuk saat ini penyidik Satlantas Polresta Jambi belum bisa meminta keterangan dari dua pelajar itu lantaran masih dalam perawatan dan trauma.
"Kalau kita mau minta keterangan anak di bawah umur, harus didampingi; dan kondisi mereka masih trauma. Untuk pengemudi mengalami memar, tetapi untuk teman wanitanya patah kaki dan masih dalam perawatan," tuturnya dikutip dari Antara.
4. Hutomo Mandala Putra
Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto merupakan putra dari Presiden Republik Indonesia ke-2, HM Soeharto.
Belum lama ini Tommy Soeharto kembali disorot lantaran aset miliknya disita oleh Satgas BLBI.
Aset Tommy Soeharto yang disita berupa tanah seluas 124 hektare di wilayah Dawuan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Aset itu disita Satgas BLBI pada Jumat (5/11/2021).
Penyitaan ini dilakukan oleh Satgas BLBI yang juga dikawal sejumlah kendaraan taktis milik kepolisian di lokasi penyitaan.
Dikutip dari Antara, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan sekaligus Ketua Pelaksana Satgas BLBI Rionald Silaban mengatakan lahan 124 hektare itu adalah lahan PT Timor Putra Nasional, perusahaan milik Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.
Ia menyampaikan, PT Timor Putra Nasional (TPN) masih berutang kepada negara. Utang tersebut bermula saat PT TPN mendapat fasilitas pinjaman dari Bank Bumi Daya, yang kini Bank Mandiri.
Satgas BLBI telah melakukan upaya penagihan terhadap kewajiban PT TPN. Penagihan kewajiban PT TPN berasal dari kredit beberapa bank.
Adapun outstanding nilai utang PT TPN kepada pemerintah yang ditagihkan oleh PUPN setelah ditambahkan Biaya Administrasi Pengurusan Piutang Negara (10 persen) sebesar Rp2.612.287.348.912,95. Itu sesuai dengan PJPN-375/PUPNC.10.05/2009 tanggal 24 Juni 2009.
5. Anggara Putra Trisula
Peristiwa arogan dan sadis Anggara itu terjadi di tahun 2013, tepatnya tanggal 31 Oktober. Insiden itu bermula kala ia hendak masuk ke SMA Hang Tuah 2 dengan maksud menemui Natasha. Karena kesal, ia menabrak puluhan siswa.
Anggara PutraTrisula merupakan Anak Brigjen polisi (purn) Totok Sudharto.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
Terkini
-
Dukung Gaya Hidup Sehat, BRI Berikan Cashback Rp100 Ribu di SVRG
-
5 Struktur Atmosfer Bumi dan Fungsinya, Perisai Tak Kasat Mata yang Jaga Kehidupan
-
Menyesap Dinginnya Kabut dalam Novel London: Angel Karya Windry Ramadhina
-
Diperkenalkan di Semarang, Ini Skuad Lengkap Java United FC di Super League 2026/2027
-
Lapangan Padel Mendadak Berdiri di Lahan Pemprov DKI Meruya Utara
-
Relawan Prabowo Kecam Budi Arie soal Spekulasi Percepatan Pemilu, Helmi: Lu Jual Kami Beli!
-
Selangkah Lagi Juara, Timnas Vietnam Bisa Ukir Sejarah Baru di Piala AFF 2026
-
Trade-off Pertumbuhan dan Disiplin Fiskal: Membaca Arah RAPBN 2027
-
Diskon Fossil Nyaris Rp1 Juta Pakai Kartu BRI, Kuota Terbatas!
-
Skuad Java United FC Resmi Dilaunching, Jalankan Dua Misi Besar Sepak Bola