/
Rabu, 01 Maret 2023 | 17:04 WIB
Satu kantong jenazah dikeluarkan dari rumah kontrakan lokasi penemuan mayat dicor di Jalan Nusantara Raya, Bekasi Timur, Kota Bekasi. ([Suara.com/Danan Arya])

Warga Kelurahan Harapan Jaya, Kota Bekasi, digegerkan dengan penemuan dua mayat wanita. Jenazah keduanya ditemukan dalam kondisi dan dicor dalam sebuah rumah pada Senin (27/2/2023).

Identitas mayat wanita tersebut diketahui bernama Yusi Purawati (48) dan Heni Purwaningsih (47). Polisi masih menyelidiki kasus yang terjadi di sebuah kontrakan di Jalan Nusantara RT 11 RW 22 tersebut.

Berikut sejumlah fakta kasus penemuan mayat wanita dicor di Bekasi:

1. Ditemukan di Bawah Tangga

Kedua mayat wanita tersebut ditemukan di bawah tangga yang telah dicor pelaku. Proses pembongkaran coran semen tidak mengalami kesulitan lantaran coran yang masih basah.

"Itu memang ubin lama, dicor di bawah tangga masih basah, terus ditutup dengan coran semen dan batu kerikil," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki.

2. Kondisi Bertumpuk

Hengki mengatakan kedua jasad wanita itu ditemukan dalam keadaan bertumpuk.

"Di bawah tangga ditemukan secara bertumpukan. Ditutup dengan coran semen di bawah tangga," paparnya.

Baca Juga: Kata IDAI soal Bayi Kenzi di Bekasi Miliki Bobot 27 Kg: Obesitas Adalah Suatu Penyakit

3. Terduga Pelaku Pembunuhan

Polisi mengungkap pria berinisial P yang juga ditemukan tewas bersimbah darah di lokasi penemuan mayat dua wanita dicor tersebut sebagai terduga pelaku pembunuhan. P diduga pengontrak rumah tersebut.

"Terhadap salah satu orang ini dengan dugaan pelaku (karena) didapatkannya alat bukti," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Rabu (1/3/2023).

Polisi saat ini masih mendalami motif pembunuhan dengan melakukan digital forensic atau jejak digital.

"Motif masih didalami, karena motif kan didapat dari terduga pelaku dan sejauh ini juga meninggal dunia," tuturnya.

4. Senjata Tajam

Di tempat kejadian perkara, polisi menemukan senjata tajam. Namun belum dipastikan apakah terdapat luka di tubuh kedua korban.

"Ada barang bukti senjata tajam sejenis pisau, ada dua yang kita amankan," kata Hengki.

"Kemungkinan luka tapi nanti kan masih autopsi, dimana lukanya kita belum lihat betul kan tadi kita bawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Kan hasil visum nanti ada, " katanya.

5. Sisa Bahan Material

Selain senjata tajam, polisi juga menemukan barang bukti sepeda motor dan sisa bahan material untuk melakukan pengecoran.

"Iya, sisa yang ada di depan ini adalah sisa pembelian dan kita sudah memiliki bukti bukti pembeliannya di mana," ucap Hengki.

6. Pamit Ngaji

Suami almarhumah Yusi, Heriyanto mengatakan, terakhir kali bertemu istrinya saat korban pamit mengikuti pengajian bersama Heni di kawasan Kota Baru, Bekasi Kota, pada Minggu (26/2/2023).

Tidak terbesit di benaknya sang istri jadi korban pembunuhan. Sebab, korban pamit untuk pergi mengaji bersama Heni dan sejumlah teman alumni Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kecurigaan Heriyanto baru muncul pada Minggu malam karena Yusi tidak kunjung pulang ke rumah di Jalan Pulogebang Indah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

"Saya panik ketika telepon istri saya sudah tidak bisa dihubungi. Saya menghubungi teman ngaji," kata Heriyanto.

Polres Bekasi menjelaskan penemuan kedua mayat tersebut berawal dari laporan suami dari salah satu korban.

Polisi kemudian mencari keberadaan istri pelapor dengan melacak melalui ponsel korban dan menemukan titik lokasi di sekitar kontrakan tersebut yang kemudian ditemukan dalam kondisi dicor bertumpukan.

Load More