/
Kamis, 16 Maret 2023 | 07:23 WIB
Rumah Kades Curuggoong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, Salamunasir korban pembunuhan mantri Suhendi. [Nindia/ BantenNews.co.id]

Kades Curuggoong Salamunasir menjadi korban dugaan pembunuhan yang dilakukan mantri SH dengan cara suntik mati korbannya, Minggu (12/3/2023) lalu.

Terkini, polisi mengungkap adanya perselingkuhan Kades Curuggoong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten dengan istri tersangka, Bidan NN yang sudah berjalan 8 bulan.  

Hal tersebut diungkap Wakapolresta Serang Kota AKBP Hujra Soumena. Lalu benarkah perselingkuhan alias cinta terlarang antara Kades Curuggoong dengan Bidan NN jadi pemicu pembunuhan?

Hujra mengungkap motif perselingkuhan yang terjadi selama 8 bulan antara korban dengan bidan NN menjadi faktor utama mantri SH menyuntikan cairan ke Salamunasir.

Kata dia, terungkapnya motif tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap istri pelaku sebagai saksi.   

Dari hasil pengakuan, Bidan NN mengakui dirinya memang telah menjalin hubungan dengan Salamunasir selama 8 bulan terakhir.

Cinta terlarang Kades Curuggoong dan Bidan NN kemudian terendus oleh tersangka mantri SH, tak terima dengan perselingkuhan itu tersangka juga sering mengingatkan istrinya dan korban.

Manti SH meminta keduanya untuk mengakhiri hubungan yang tidak semestinya itu, namun keduanya diam-diam masih menjalin asmara.

“Permasalahan tersebut telah diselesaikan secara musyawarah namun ternyata kejadian kedekatan istri tersangka dengan korban masih berlanjut sampai kejadian penyuntikan itu terjadi,” jelas Wakapolresta Serang Kota dalam keterangannya, Rabu (15/3/2023).

Baca Juga: Pelaku Suntik Mati Kades Curuggoong Tak Dijerat Pembunuhan Berencana

Sementara, peristiwa penyuntikan berujung maut itu terjadi  usai pelaku menemukan foto Salamunasir dan istrinya di ponsel sang istri pada Minggu (12/3/2023) sekira pukul 10.00 WIB.

Dalam foto yang dilihat pelaku memperlihatkan Kades Curuggoong dan Bidan NN berpoose berdua. 

Setelah melihat foto-foto tersebut pelaku yang diselimuti amarah mempersiapkan suntikan.

Suntikan yang disiapkan pelaku di dalamnya sudah diisi dengan dua zat cairan masing-masing berisi 5 cc sehingga terdapat total 10 cc dalam alat tersebut. 

Suntikan yang telah disiapkan pelaku kemudian dibawa ke rumah Salamunasir.

Terkait jenis cairan apa yang menyebabkan korban meninggal dunia, Hujra masih belum bisa mengungkapkannya lantaran cairan tersebut masih dalam pemeriksaan ahli toksinologi.

Load More