Memberi maaf adalah salah satu tindakan mulia menurut ajaran agama Islam. Meski demikian tak jarang manusia sulit memaafkan kesalahan orang lain kepadanya karena terlalu kecewa.
Namun, Ustaz Adi Hidayat dalam salah satu ceramahnya menjelaskan tentang tawaran besar dari Allah kepada hambanya yang mau memaafkan kesalahan orang lain.
Selama bulan Ramadhan 2023, moots.suara.com membuat konten islami soal pendapat para ustaz dan ulama soal permasalahan yang sering ditemui di tengah masyarakat seperti soal yang dibahas Ustaz Adi Hidayat terkait memaafkan kesalahan orang lain.
Berdasarkan video yang diunggah akun TikTok @sugivgnce, awalnya artis Chacha Frederica bertanya terkait cara agar bisa ikhlas memaafkan kesalahan orang lain kepada Ustaz Adi Hidayat.
"Bagaimana ustaz apabila kita kan manusia biasa, kita punya rasa kecewa, punya rasa sakit hati yang kadang-kadang susah buat kita hapuskan gitu," tanya Chacha dalam video tersebut.
"Bagaimana supaya kita bisa menjadi orang yang ikhlas, bisa melupakan, bisa memaafkan karna kan kodratnya manusia pasti gampang lah buat sakit hati, marah dan sebagainya," imbuhnya bertanya kepada Ustaz Adi Hidayat.
Mendengar pertanyaan itu, Ustaz Adi Hidayat kemudian menceritakan kisah masa lalu yang terkait tawaran Allah bagi orang yang bisa mengikhlaskan perasaan yang dirasakan.
"Apa yang anda sampaikan kisahnya pernah terjadi di masa lalu sehingga Allah menawarkan satu tawaran spesial kalau dia bisa mengikhlaskan semua perasaan yang dirasakan. Maka turunlah quran surat ke 3 Al Imran ayat 133-134, bergegaslah anda mengevaluasi diri meminta ampunan kepada rabbmu," jawab Ustaz Adi Hidayat.
Ustadz Adi Hidayat kemudian menyebut ada 3 golongan umat manusia yang ditawarkan surga seluas langit dan bumi oleh Allah SWT dan salah satunya adalah bagi umat yang bisa memaafkan kesalahan orang lain.
Baca Juga: Ustaz Adi Hidayat Bahas Keistimewaan Wanita Haid yang Tetap Dapat Pahala Mengaji
"Dan memohonlah berharap bercita-cita mendapatkan anugerah surga seluas langit dan bumi. Komplek tinggal seseorang di dunia bisa luas tapi tidak ada yang seluas langit dan bumi, saya sediakan kata Allah khusus untuk orang taqwa tapi bukan taqwa biasa, spesialm," jelasnya.
"Siapa taqwa yang dimaksud, ayat 134 golongan pertama yang sedang infaq disaat punya bahkan tak punya pun masih pengen infak. Kedua, orang yang sanggup menahan marah," ungkap Ustaz Adi Hidayat menambahkan penjelasannya.
"Yang ketiga, orang yang bisa memaafkan kesalahan orang lain, jadi kalau anda ada tawaran, mau mempertahankan amarah di dalam jiwa atau menukarnya dengan surga seluas langit dan bumi maka jangan tunggu, hilangkan itu semua dan tidak ada faedahnya mempertahankan kemarahan di dalam jiwa," pungkasnya.
Melihat unggahan tersebut pun, sontak menuai beragam komentar dari para netizen.
"Masyaallah susah banget (emoji haru) untuk menghampus dendam dan benci ketika kita mendapatkan demdam dan kecewa berkali oleh keluarga sendiri (emoji haru)," kata akun ****.
"memaafkan mungkin mudah, tapi untuk lupa akan hal yg pernah terjadi itu yg sangat sangat susah (emoji haru)," imbuh @1****er.
Berita Terkait
-
Ustaz Adi Hidayat Sebut Wanita Haid Tetap Bisa Dapat Pahala Mengaji, Asalkan...
-
Ustaz Adi Hidayat Bahas Keistimewaan Wanita Haid yang Tetap Dapat Pahala Mengaji
-
Ustaz Adi Hidayat Sebut Berdoa Dalam 4 Posisi Ini Saat Salat Mustajab: Seketika Dikabulkan!
-
Ustaz Adi Hidayat Sarankan Berdoa Saat Empat Gerakan Salat Ini, Seketika Doa Dikabulkan!
-
Jadi Petinggi Muhammadiyah, Ustaz Adi Hidayat Ternyata Keturunan Ustaz NU di Banten
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan