Beredar informasi bahwa calon pemain naturalisasi, Justin Hubner gagal membela timnas Indonesia. Dalam video yang beredar di Youtube disebutkan pemain klub Liga Inggris, Wolves tersebut meminta uang miliaran rupiah kepada PSSI.
"BREAKING NEWS: JUSTIN HUBNER BATAL BELA INDONESIA! PSSI OGAH BAYAR 16M UNTUK LANJUTKAN NATURALISASI!" tulis judul video yang diunggah akun Info Bola.
Dalam video berdurasi 2 menit 15 detik itu juga terdapat thumbnail dan narasi selaras dengan judul.
Pada thumbnail terdapat foto Justin Hubner, Shin Tae-yong dan Exco PSSI, Arya Sinulingga.
"Berita Timnas. Justin Hubner batal bela timnas Indonesia. Permintaan 16M buat PSSI ogah lanjutkan proses," tulis narasi pada thumbnail.
Penelusuran:
Exco PSSI Arya Sinulingga mengkonfirmasi bahwa pihak PSSI memang tidak melajutkan proses naturalisasi Justin Hubner. Hal ini terkait permintaan dari pihak Justin yang tidak bisa dipenuhi PSSI.
Arya Sinulingga dalam pernyataan hari ini, Senin 17 April 2023 tidak menyebutkan dengan pasti permintaan apa yang diinginkan pihak Justin Hubner untuk proses naturalisasi ke Timnas Indonesia.
Namun memang beredar rumor yang menyebutkan bahwa Justin Hubner meminta uang sebesar 1 juta Euro untuk bisa dinaturalisasi.
Baca Juga: CEK FAKTA: Seluruh Harta Raffi Ahmad Ludes, KPK Temukan Bukti Rafael Alun Investor RANS
Pada video unggahan akun Youtube Info Bola, narator hanya membacakan ulang pemberitaan online terkait Justin Hubner yang gagal bela Timnas Indonesia.
Narator pada video juga hanya menyampaikan rumor soal permintaan uang 1 juta Euro dari pihak Justin Hubner. Hingga akhir video tidak ditemukan fakta bahwa Justin Hubner meminta uang Rp16 miliar seperti yang disebutkan pada judul video.
Kesimpulan:
Dari hasil penelusuran, video dengan narasi bahwa Justin Hubner meminta uang Rp16 miliar dan gagal bela Timnas Indonesia memuat informasi bersifat rumor pada judul video. Namun, video tersebut memuat fakta bahwa pihak PSSI tidak melanjutkan naturalisasi Justin Hubner.
Berita Terkait
-
Legenda Persib Bandung Harap Pemain Timnas Indonesia U-22 Tampil dengan Penuh Rasa Tanggung Jawab
-
Sepak Terjang Jeam Kelly Sroyer, Pemain Papua yang Tersisa di Timnas Indonesia Proyeksi SEA Games 2023
-
Hasil Uji Coba Timnas Indonesia U-22 Jelang SEA Games 2023, Mengecewakan?
-
Habis Park Hang-seo, PSSI Digosipkan Rekrut Pelatih Thailand Gantikan Shin Tae-yong
-
Detik-detik Umpan Punggung Hokky Caraka untuk Gol Beckham Putra yang Mirip Ronaldinho
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan