Beredar video yang memperlihatkan seorang ibu melahirkan harus ditandu sejauh 4 kilometer menuju puskesmas.
Dalam video yang beredar itu, bebeberapa pria harus bersusah payang untuk menandu si ibu melahirkan itu melewati jalan yang masih tanah liat.
Rombongan ini menandu ibu melahirkan itu melewati jalan setapak yang terlihat masih ditanami rumput ilalang di kanan kirinya.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @andreli_48 disebutkan bahwa rombongan yang membawa ibu hamil dengan cara ditandu melewati jalan setapak itu pada tengah malam.
Sejumlah netizen mengira bahwa peristiwa ini terjadi di Lampung, namun menurut unggahan akun @andreli_48, peristiwa ini terjadi di Sukabumi, Jawa Barat.
"Nyata, seoarang ibu yang hensak melahirkan harus ditandu sejauh 4km menuju Puskesmas," tulis caption unggahan video tersebut.
"Tepatnya di kampung pasir kaliki .desa Neglasari kecamatan lengkong kabupaten Sukabumi. Pukul 02:00wib,"
Sontak saja video ini membuat sejumlah warganet mempertanyakan peran dari pemerintah daerah Sukabumi.
"ini bener di papua...apa dijawa??" tanya salah satu netizen.
"Lampung cabang sukabumi," unggah akun Instagram lainnya.
"Min @andreli_48 apakah ini di darah pelosok apa di perbukitan, mosok di sukabumi masih begitu?" tanya akun lainnya.
"iya dataran tinggi, ada 50an rumah didaerah situ, itu menyebut g.hiur," jawab pengelola akun @andreli_48
Berita Terkait
-
Golkar 'Gerah' Kadernya Arinal Djunaidi Dicap Gubernur Lampung Anti Kritik
-
Dikritik Brima, 4 Fakta Kondisi Kota Baru Lampung Mangkrak Bak Kota Mati
-
Heboh TikToker Kritik Soal Jalan Rusak, Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim Bela Diri
-
Menilik Harta Kekayaan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Jumlahnya Fantastis!
-
Polemik Surat Wali Kota Sukabumi Soal Penggunaan Fasum untuk Salat Idul Fitri, PP Muhamadiyah Buka Suara
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tiga Dara | Duh! Ternyata Kita Paling Rendah Minum Susu se-ASEAN
-
Karhutla 1.120 Hektare Padam, Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka 20 Agustus
-
Hardikan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!
-
Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup
-
Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran
-
Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso
-
Jateng Masuki Usia ke-81, Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah Tekankan Kunci Utama Kemajuan Daerah
-
Mahasiswa Kepung Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan Keras ke Pemerintah
-
Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah
-
3 Rekomendasi Skin Tint Murah di Bawah 100 Ribu untuk Pelajar, Lengkap dengan Review