Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan, bahwa pihaknya telah menangkap sopir elf bawa golok saat macet di wilayah Garut, Jawa Barat.
Untuk diketahui, sopir elf jurusan Ciamis-Bandung yang bawa golok itu sebelumnya viral di media sosial.
"Sudah dilakukan penahanan, kita lanjut prosesnya, dia Lebaran di dalam sel," katanya.
Ia menuturkan penangkapan terhadap sopir elf inisial BB (48) warga Kabupaten Ciamis itu melakukan tindakan pengancaman dengan menggunakan golok kepada sopir truk tangki di jalan raya wilayah Limbangan, Rabu (19/4) malam.
Aksi sopir elf itu, kata Kapolres, terjadi saat kondisi lalu lintas macet, kemudian sopir elf melaju di jalur berlawanan hingga akhirnya tersendat ketika di depan ada sopir truk tangki yang melaju dari arah Tasikmalaya menuju Bandung.
Sopir elf tersebut kemudian mengeluarkan golok dan melakukan pengancaman terhadap sopir truk tangki, aksinya itu direkam menggunakan video ponsel milik orang yang berada dalam truk tangki itu.
"Kejadian itu di Limbangan, karena dia tidak mau antre, dia langsung lawan arus bawa golok. Itu enggak benar," katanya.
Kapolres menyampaikan setelah mendapatkan informasi itu lalu diperintahkan Tim Sancang Polres Garut untuk melakukan penangkapan terhadap sopir tersebut.
Tim Sancang dibantu jajaran Reskrim Polsek Malangbong akhirnya berhasil menangkap sopir tersebut di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, kemudian pelaku dibawa ke Polres Garut berikut diamankan mobil dan golok yang dibawanya.
Baca Juga: TOK! Pemerintah Tetapkan 1 Syawal Sabtu 22 April 2023
"Begitu viral di media sosial, saya perintahkan anggota saya cari sampai dapat, empat jam kemudian dapat di daerah Tasikmalaya," katanya.
Kapolres menegaskan jajarannya akan melakukan tindakan tegas terhadap aksi premanisme di wilayah Kabupaten Garut untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
"Selama saya jadi Kapolres Garut jangan macam-macam," kata Rio. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa