Pria yang merupakan pelaku pemukulan pemotor di depan kantor BPJS Kesehatan Kota Cimahi, Jawa Barat akhirnya ditangkap polisi.
Kabar pelaku pemukulan pemotor hingga kejang-kejang itu ditangkap oleh personel Polres Cimahi diketahui melalui unggahan akun Instagram @ndorobei.official.
Akun tersebut menyebut pelaku ditagkap Polres Cimahi dan menyinggung soal pria yang dianggap arogan itu preman.
"Pelaku si ganteng tercyduk , mau kemana mang wawa katanya preman ya (Emoji tertawa 2x)," tulis akun @ndorobei.official sebagai keterangan unggahannya.
Akun tersebut juga tak lupa mengapresiasi kinerja Polres Cimahi yang langsung menangkap pelaku.
"@cimahipolres memang mantap (Emoji tepuk tangan 3x)," imbuh akun tersebut tampak menandai akun Instagram @cimahipolres.
Terkait unggahan tersebut, banyak netizen yang senang dengan ditangkapnya pelaku pemukulan pemotor hingga kejang-kejang itu.
"Makanya jangan sedikit" pake emosi, kan jadi pake baju shopee (Baju tahanan-red) dari polisi," kata netizen berkomentar.
"Bikin kejang2 juga pak polisiii,biar dia bisa rasain yg di rasain korban," timpal netizen ikut berkomentar. "Lebaran di sel," celetuk netizen lainnya lagi.
"Vidio netizen memang gercep, coba kalo gk da yg vidioin pasti aman² saja si mamang nya (emoji tertawa)," ungkap netizen.
"Aturan lebaran di rumah ,ini lebaran di sel (emoji tertawa)," Sindir netizen lainnya.
Sebelumnya diberitakan, sebuah video yang memperlihatkan seorang pemotor mengalami kejang-kejang usai dipukul pengendara motor lainnya di pinggir jalan baru-baru ini viral di media sosial.
Video viral tersebut awalnya diunggah akun Instagram @vianooov dan semakin viral usai diunggah akun Instagram @memomedsos.
Menurut informasi unggahan tersebut, pemukulaan pemotor hingga kejang-kejang itu terjadi di Jalan Sangkuriang, Kota Cimahi, Jawa Barat.
Akun instagram tersebut menuliskan awal mula kejadian pemukulan hingga berujung kejang-kejang itu. Ia menyebut korban awalnya menyenggol pengendara motor lain yang merupakan pelaku.
Berita Terkait
-
Pelaku Pemukulan Pengendara Motor Sampai Kejang di Cimahi Dicari: Bisa Tangkap Orang Ini Ada Imbalan Rp30 Juta
-
Viral Pemotor di Cimahi Dipukuli Sampai Kejang-kejang, Diduga Berawal dari Senggolan
-
Video Viral Pemotor di Cimahi Dipukul Sampai Kejang-kejang, Netizen Emosi: Lebaranmu Wajib di Sel!
-
Di-PHK Oktober 2022, Perantau di Cimahi Ini Akhirnya Bisa Mudik ke Kampung Halaman
-
Jalur Mudik Sepeda Motor di Kalimalang Bebas Tilang, Polisi Cuma Beri Teguran ke Pelanggar
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay
-
Catat Tanggalnya! Jadwal Resmi SPMB SD Kabupaten Bogor 2026 dan Daftar 10 Sekolah Favorit
-
Kerontokan Rambut Pascapersalinan Umum Terjadi, Ibu Baru Perlu Perawatan dengan Kandungan Aman
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Persebaya Rekrut 5 Pemain Sekaligus, Daftarnya Bukan Kaleng-kaleng!
-
Mutasi Kilat Pemkot Cilegon Diterpa Isu Nepotisme: Istri Pejabat Diduga Jadi Prioritas Promosi
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
Pertamax Naik Ugal-ugalan, Pemkab Tangerang Siapkan Sembako Murah Besar-besaran
-
SPMB Riau Segera Ditutup, Panitia Imbau Siswa Lakukan Ini
-
Bawang Putih Jarang Tumbuh di Dataran Rendah, PTPN I Pilih Gunung Mas Puncak untuk Trial