Bisnis / Energi
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:43 WIB
Ilustrasi harga Pertamax turun per 1 Agustus 2026. [Antara]
Baca 10 detik
  • PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga BBM nonsubsidi di seluruh Indonesia mulai 1 Agustus 2026.
  • Penurunan harga ini mencakup Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green 95 berdasarkan pergerakan pasar minyak dunia.
  • Kebijakan penyesuaian harga tersebut bertujuan untuk menjaga kestabilan pasokan energi serta mendukung daya beli masyarakat.

Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax Series mulai Sabtu (1/8/2026).

Penyesuaian harga ini mengacu pada tren rata-rata harga minyak dunia, pergerakan nilai tukar rupiah, serta regulasi pemerintah.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan penyesuaian berkala ini dilakukan untuk menjaga pasokan BBM nasional sekaligus mempertimbangkan daya beli masyarakat.

"Penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat," kata Kitty dalam keterangan resminya, Sabtu (1/8/2026).

Adapun rincian perubahan harga yang mulai berlaku per 1 Agustus sebagai berikut:

  • Pertamax Turbo (RON 98): Turun menjadi Rp18.300 per liter dari sebelumnya Rp19.300 per liter.
  • Pertamax Green 95: Turun menjadi Rp16.600 per liter dari sebelumnya Rp17.000 per liter.
  • Pertamax (RON 92): Turun menjadi Rp15.950 per liter dari sebelumnya Rp16.250 per liter.
  • Pertamina Dex: Tetap Rp21.150 per liter.
  • Dexlite: Tetap Rp19.700 per liter.

Namun, harga tersebut berlaku untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, seperti DKI Jakarta

Ilustrasi suasana pengisian BBM di SPBU. [dok Pertamina]

Informasi harga terbaru BBM non-subsidi di seluruh wilayah Indonesia dapat diakses melalui laman resmi Pertamina Patra Niaga atau saluran layanan pelanggan 135.

Load More