AKBP Achiruddin Hasibuan alias AH, perwira menengah kepolisian mendapat sanksi setelah kasus penganiayaan yang dilakukan sang anak, Aditya Hasibuan kepada seorang mahasiswa viral.
AKBP AH kini mendapat sanksi penempatan khusus alias patsus oleh Polda Sumut. Sebagai seorang perwira menengah di kepolisian, AKBP AH ternyata memiliki koleksi kendaraan mewah.
Mengutip dari data LHKPN yang dilaporkan pada 24 Maret 2021, Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumut itu memiliki harta hampir Rp500 juta.
Dari harta yang dimilikinya, AKBP AH memiliki mobil mewah jenis SUV Toyota Fortuner keluaran 2006 yang memiliki nilai sebesar Rp360 juta.
Selain itu, AKBP AH juga memiliki harta berupa rumah dengan nilai sebesar Rp46,33 juta dan kas lebih dari Rp51 juta.
Yang menarik, netizen mulai membongkar gaya hidup dari AKBP AH. Di laman sosial media, beredar foto saat AKBP AH tengah asyik membawa motor gede alias moge.
Sebelumnya, Aditya Hasibuan, anak dari AKBP AH menjadi pelaku penganiayaan kepada seorang mahasiswa bernama Ken Admiral.
Dalam video yang beredar, Aditya dengan sadis menenang, memukul, menginjak korban meksi sudah tak berdaya. Beberapa kali di dalam tayangan video, Aditya berkali-kali menghantam kepala korban ke tanah.
"Aditya Hasibuan anak Kompol Abdul Rahman melakukan penganiayaan terhadap Ken Admiral seorang mahasiswa," tulis narasi pada video yang diunggah akun Twitter @mazzini_gsp.
Di narasi juga disebutkan bahwa ayah dari Aditya Hasibuan, AKBP AH juga sempat mengancam korban saat dimintai ganti rugi.
"Sudah mengalami kerugian saat korban menagih ganti rugi ke rumahnya, Kompol Abdul Rahman malah menyuruh seseorang untuk mengambil senjata laras panjang,"
Berita Terkait
-
5 Fakta Oknum TNI Tendang Motor Ibu-ibu: Berakhir Disanksi, Panglima TNI Ikut Minta Maaf
-
Jejak Sadis AKBP Achiruddin Hasibuan: Pernah Aniaya Orang Tua, Kini Biarkan Anak Sendiri Hajar Mahasiswa
-
Gempar Anak Perwira Polda Sumut Aniaya Mahasiswa, Ditetapkan Jadi Tersangka
-
Wajib Diketahui, Inilah 5 Tips untuk Mengembangkan Karier Mahasiswa!
-
Rekam Jejak Ayah Aditya Hasibuan, Kompol Achiruddin Hasibuan: Pernah Tendang Pria Tua Sampai Tersungkur
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah