Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dialami seorang wanita di Bekasi, Jawa Barat. Lewat unggahan di akun sosial media, Twitter, korban menceritakan kondisinya yang dijadikan 'samsak' oleh suaminya sendiri.
Perlakuan kekerasan fisik dan psikis diterima oleh korban yang sudah membina biduk rumah tangga selama 8 tahun dengan suaminya.
Korban lewat akun Twitter @ayusugeng menceritakan perbuatan sadis oleh suami kepada dirinya. Ia mendapat pukulan, tendangan bahkan diseret oleh suami saat dirinya tengah hamil.
Kekerasan fisik yang dialami oleh korban bahkan sampai dilihat oleh anaknya. "anak2 ku juga melihat ibunya disiksa," tulis korban.
Menurut korban, kekerasan fisik yang ia terima oleh suami berlatar belakang hal sepele, semisalnya korban pernah sampai berdarah di hidung dan mulut lantaran soto mie untuk sang suami sudah agak asam.
Perkara goreng telor pun bisa membuat korban mengalami kekerasan fisik oleh suaminya. Perlakuan suami korban tidak hanya melakukan kekerasan fisik.
Bahkan saat korban hamil besar, ia terpaksa mencari nafkah sendiri. Saat mencari nafkah sendiri, korban sempat diseret oleh suami dari atas kasur hingga jatuh ke lantai.
"Hamil besar pun aku tetep bantu cari nafkah, bahkan aku bantu cr uang banyak supaya bs keluar dr rmh mertua krn disana aku bs dihajar tiap minggu.. setiap hr kamis atau jumat atau sabtu. aku selalu dihajar.. setiap minggu nya, ga peduli perutku sangat besar membawa buah hatinya," ungkap korban.
Ya, korban juga menyebut bahwa perlakuan kasar suami diketahui oleh pihak keluarga mertunya. Namun pihak keluarga suami tidak melakukan apapun untuk mencegah perbuatan kasar tersebut.
Baca Juga: Duh! Perkara Nyender, Nagita Slavina Jadi Omongan Warganet: Bukan Muhrim!
Curhatan korban KDRT di Bekasi ini pun mendapat respon dari semua pihak, salah satu dari pihak Polres Bekasi Kota dan juga Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Kota Bekasi.
"Update saat ini, besok jam 10 Penyidik akan datang bersama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan anak. bawa psikolog buat anak2 ku," ungkap korban.
Berita Terkait
-
Tenten Anisa Tak Merasa Bersalah, Inara Rusli Istri Virgoun Bicara Soal Harga Diri Perempuan: Camkan Itu!
-
Pengikut Partai Demokrat di Twitter Raib, PSI: Ya Tuhanku, Lindungilah Akun Ini dari Kehilangan Follower
-
Viral Curhat Istri di Bekasi Alami KDRT Selama 8 Tahun oleh Suami, Pelaku Anggota Bela Diri Sabuk Hitam
-
Tenten Anisa, Wanita yang Diduga Jadi Simpanan Virgoun Tabuh Genderang Perang, Inara Rusli: Tunggu Panggilan Polwan!
-
Viral Penampakan Diduga Sel Mewah di Lapas Napi Narkoba, Warganet: Kosku Lebih Layak Disebut Lapas
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Naik Transportasi Umum, Langkah Sederhana yang Bisa Bikin Kota Lebih Nyaman
-
Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua