Akun Twitter resmi partai Demokrat @PDemokrat mendadak kehilangan banyak followers. Pada Kamis (27/4) siang sekitar pukul 12:00 WIB, jumlah pengikut Partai Demokrat di Twitter hanya menyisakan 37 akun.
Pada sore tadi sekitar pukul 15:43 WIB, jumlah pengikutnya mulai bertambah menjadi 253 pengikut. Akun resmi Partai Demokrat terakhir mencuitkan perihal silahturahmi Ketua Umum AHY ke rumah Anies Baswedan.
"Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono ditemani istri, Annisa Pohan Yudhoyono, di momen lebaran berkunjung dan bersilaturahmi ke kediaman Bacapres Partai Demokrat dan koalisi Perubahan, Anies Baswedan, Sabtu (22/4)," cuit akun Partai Demokrat beberapa jam lalu.
Raibnya followers akun resmi Partai Demokrat jadi gunjingan publik. Akun resmi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kemudian mencuitkan soal kehilangan followers, seolah menyindiri kondisi partai Demokrat.
"Ya Tuhanku… Lindungilah akun ini dari kehilangan followers dan following… Agar kami tidak keder bin pusing," cuit akun @psi_id
"Kami belum mampu tuk beli tiket ke kantornya @elonmusk Minta aminnya dong Sis dan Bro," sambung akun PSI.
Sebelumnya, akun Twitter milik politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana menuliskan perihal penurunan jumlah followers.
"Twitter lagi error, akun Demokrat sempat kekunci (dan sempat hilang), Akhirnya harus hubungi pihak Twitter dan balikin akun. Setelah akun balik, butuh proses untuk mengembalikan ke posisi semula," tulis Panca.
"Jadi saat ini sedang dalam proses mengembalikan ke posisi semula dari pihak Twitternya," sambungnya.
Baca Juga: Partai Demokrat Kehilangan Pengikut di Twitter, Denny Siregar: Miskin Sih, Gak Sanggup Bayar!
Panca kemudian menuliskan bahwa ia menduga hal ini lantaran Elon Musk mengurangi jumlah karyawan.
"Prosesnya berjalan lambat, sy duga karena si Elon Musk kurangi 75% karyawan, termasuk programmer, jadinya banyak bugs dan tidak cepat tertangani," jelasnya.
"Sy lagi push pihak Twitter untuk mengembalikan akun ke posisi semula. Tim sedang ke kantor Twitter langsung. Lewat online lambat progresnya,"
Berita Terkait
-
Partai Demokrat Kehilangan Pengikut di Twitter, Denny Siregar: Miskin Sih, Gak Sanggup Bayar!
-
Waduh! Akun Resmi Partai Demokrat Kehilangan Banyak Followers, Cuma Nyisa Ratusan Pengikut
-
Informasikan Kemacetan di Tol Cikampek, Politisi Demokrat Dirujak Netizen: Cikampek Lampung ya Bang?
-
Laksamana Sukardi Pastikan Anas Urbaningrum Tak Dendam dengan Partai Demokrat
-
Kembali Digoyang Moeldoko, Kader Demokrat Bogor Ajukan Perlindungan ke PN Cibinong
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Sinopsis Erica, Film Horor Jepang Terbaru Mochizuki Ayumu dan Hayashi Meari
-
Millen Cyrus Diduga Ubah Gender di KTP, Warganet Langsung Kasih 4 Larangan Keras
-
Cuan di Balik Cerobong Asap: Bagaimana Program MBG Menghidupkan Kembali Bengkel Las Tua di Sukoharjo
-
Update Lengkap Harga Mobil Hyundai April 2026: Dari Stargazer hingga IONIQ 5, Cek di Sini!
-
10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO
-
Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik
-
Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian
-
Festival Balon Udara Perdana Boyolali, Dorong Wisata dan Ekonomi Lokal
-
MBG Buat Pesanan Kios Buah Kecil Meluap, Kini Rekrut Pegawai dan Pekerja Lepas
-
Bicara ke 503 Ketua DPRD di Akmil, Prabowo: Kita Boleh Beda Partai Tapi Tetap Satu Patriot