Aksi main hakim sendiri di Sukabumi tewaskan pria baru baya. Korban dengan inisial R (40) diduga tewas dihakimi massa di Desa Ridogalih, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (27/4).
R dituduh warga kerap melakukan aksi pencurian sepeda motor di wilayah tersebut. Puncaknya, pada Kamis malam, sejumlah warga menjemput R dari rumahnya di Desa Sukamaju, Sukabumi.
Mengutip dari laporan Sukabumiupdate--jaringan Suara.com, ada empat warga yang menjemput R dari rumahnya pada malam nahas tersebut.
Empat orang warga ini kemudian membawa R ke Desa Ridogalih. Tak berselang lama, R didapati tewas diduga dihakimi massa. Korban sempat dilarikan ke RSUD Palabuhanratu. Namun karena kondisinya kritis, nyawa R tak bisa diselamatkan.
Menurut kepala desa Sukamaju Empang Sopandi, korban sering terpergok suka mengambil hasil bumi milik warga. Namun soal maling motor itu baru tuduhan dari warga.
"Tapi baru-baru ini (diduga) ranmor (pencurian kendaraan bermotor)," kata Empang.
Ditambahkan Empang, sebenarnya tuduhan-tuduhan yang kerap diarahkan kepada R, terutama pencurian sepeda motor, tidak pernah disertai bukti.
"Tuduhannya, informasi sementara, ada kasus pencurian motor. Korban ini (R) dicurigai sebagai pelaku. Tapi soal kejadian (motor hilang), saya tidak tahu pasti kapan,"
Dijelaskan Empang saat korban dijemput empat orang warga, istri korban dibuat bingung. Sebab, R dijemput dan dibawa ke Desa Ridogalih ketika istrinya akan membuatkan kopi.
Baca Juga: Viral Video Lawas Inara Rusli Saat Dilamar, Mulut Manis Virgoun Kena Sindir Raffi Ahmad
Berita Terkait
-
Daya Tarik Pantai Santolo, Destinasi Wisata Air Favorit di Kota Garut
-
Maling Motor Duel Sama Korbannya, Akhirnya Babak Belur Dikeroyok Warga
-
Karier Politik Iwan Bule Dimulai di Gerindra, Bakal Jadi Gubenur Jawa Barat?
-
Semburan Api di Rest Area Tol Cipali Belum Padam, Pengelola Pasang Perisai Spandex
-
Kronologis Semburan Api di Rest Area Tol Cipali, Berawal Penggalian di Sumur Air
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan
-
Bukan Cuma Bangun Rumah, Strategi KPR BRI Ini Ternyata Hidupkan UMKM di Daerah
-
DKZ Akhiri Aktivitas Grup, Member Lanjutkan Karir secara Individu
-
Menepis Hoaks Izin Lintas Udara: Strategi Cerdik Prabowo Mengunci AS, Rusia, dan China
-
Misteri Sayatan di Gedangsewu: Nenek S Tewas Bersimbah Darah Usai Sembuh dari Tipes
-
5 Fakta Bahlil Borong Minyak Rusia untuk Indonesia, Sinyal Harga BBM Turun?
-
Kronologi Aksi Foto Rombongan Arteria Dahlan di Tikungan Sitinjau Lauik: Bermula dari Miskomunikasi
-
Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual
-
Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live
-
Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran