Seorang guru muda bernama Husein Ali Rafsanjani jadi perhatian publik setelah memutuskan mundur dari tugasnya sebagai pendidik. Husein mundur setelah ia mengaku mendapat intimidasi pasca melaporkan adanya pungutan liar (pungli) pemerintah Kabupaten Pangandaran.
Dalam video yang dibagikan di platform Tiktok dan Instagram, Husein membeberkan permasalahan yang dihadapinya. Husein menceritakan bahwa pada 2020, ia mendapat tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN) mengikuti Latihan Dasar (Latsar).
Sepekan sebelum mengikuti Latsar, Husein mengaku diminta uang transportasi. Husien menolak untuk membayar uang administrasi. Bukan tanpa alasan Husein menolak, ia juga mengaku belum mendapat gaji selama tiga bulan.
Dari keterangan Husein, ASN yang ikut atau tidak ikut Latsar itu diwajibkan membayar sebesar Rp350.000.
Husien lantas pungli yang ia terima melalui situs pemerintah Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR).
Dijelaskan Husein, bahwa saat pelaporan tersebut, ia mencantumkan sejumlah bukti penagihan uang transportsi tersebut.
"Nggak lama setelah itu, tiba-tiba dicari siapa yang lapor," kata Husein.
Tak berselang lama, Husein ternyata mendapat panggilan dari Badan Kepegawaian & Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pangandaran.
Husein kemudian disidang oleh 12 orang terkait laporan pungli tersebut. Sekitar 6 jam, Husein dicecar terkait laporannya tersebut.
Dalam proses tersebut, Husein mendapat ancamana pemecatan apabila meneruskan pelaporan pungli tersebut. Mendapat intimidasi seperti itu, Husein akhirnya memilih untuk mencabut laporan dan mengundurkan diri.
Berita Terkait
-
Viral! Pria Asal Amerika Nyamar Jadi Muslim dan Masuk ke Masjidil Haram: Mengapa Non Muslim Tak Boleh Memasuki Mekkah?
-
Viral Mencium Hajar Aswad Disebut Bisa Jadi Media Penularan Penyakit HIV/AIDS, Ini Penjelasan Prof Zubairi Djoerban
-
Selama 18 Tahun, Ibu Ini Gendong Boneka Lusuh yang Dianggap sebagai Anak Sendiri
-
Viral Banyak Karyawan Toko Crepes Punya Luka Bakar di Tangannya, Warganet Debat Soal Risiko Kerja
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Mengapa Ibu Kota Negara Indonesia Tetap Jakarta Bukan IKN?
-
Tayang 22 Juni, Drakor See You at Work Tomorrow Rilis Jajaran Pemain Utama
-
Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan
-
Teluk Kendari Keruh Akibat Banjir, Sedimentasi Kian Mengkhawatirkan
-
Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final
-
Terpopuler: Aturan Ganjil Genap 14-15 Mei, Isi Garasi Seskab Teddy yang Berharta Rp20 M
-
Terpopuler: Fasilitas Pendopo Tulungo Milik Soimah, Compact Powder Bagus untuk Usia 40-an
-
Ketua MPR Ahmad Muzani dari Partai Apa? Jadi Sorotan di Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar
-
Terpopuler: Fitur Baru iOS 26.5, Rekomendasi HP Midrange Chipset Mediatek Dimensity Terkencang
-
Profil Dede Sunandar yang KDRT hingga Selingkuhi Karen Hertatum