Belakangan banyak video viral yang tunjukkan kelakukan nakal warga negara asing (WNA) di Bali. Namun kekinian, hal itu bisa datangkan ancaman bagi mereka yang memviralkan di sosial media.
Menurut Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, masyarakat harus melapor ke pihak berwenang, bisa polisi atau pecalang jika menemukan WNA yang melanggar norma dan hukum.
Jayan Danu juga seperti dikutip Antara mengingatkan bahwa mereka yang memviralkan aksi nakal WNA di sosial media bisa diancam dengan UU ITE.
"Peran serta masyarakat dan perilaku memviralkan itu juga, akan ada UU ITE, itu juga akan kami proses. Jadi tidak sembarangan juga," ucapnya.
Dijelaskan oleh Jayan Danu bahwa warga harusnya mencegah agar para WNA itu tidak berulang dan melanggar norma.
"Jadi peran masyarakat untuk melaporkan atau bertindak untuk mencegah terjadinya perbuatan menyimpang yang dilakukan wisatawan ini, bukan untuk diliput kemudian diviralkan. Ini nanti akan kami proses,"
Sontak saja pernyataan dari Kapolda Bali ini pun tuai pro kontra di sosial media. Sejumlah netizen anggap bahwa hal ini justru membuat WNA bisa semakin bertingkah nakal.
"Klo negara lain ada turis asing nakal langsung ditindak. Klo disini negara diem aja, warga yg bertindak eh malah diancam kena hukuman. Jd kebolak kebalik," tulis salah satu netizen di Twitter.
"Di laporkan gak di tanggepin, di viralkan malah kita yang masuk jeruji besi...," sambung netizen lainnya.
Baca Juga: Aksi Bugil Alias Bule Gila Saat Pementasan Tari di Bali, Pelaku Kehabisan Obat dan Duit
"Membela martabat negara sendiri, di hukum negara sendiri," timpal akun lainnya.
Berita Terkait
-
Viral Ibu Siti Lakukan Praktik Poliandri, Punya Dua Suami Bernama Abdul dan Somad: Resep Mandi Kembang
-
Angkasa Pura I Siap Sambut Airbus A380 Emirates di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali
-
Viral, Video Pria Misterius Berani Duduk di Patung Kuda Jingkrak Karawang
-
Mbak Lala Kena Gunjingan Netizen Gegara Berani Cium Bibir Rayyanza: Dikasih Kebebasan Sama Bos
-
Persebaya Hajar Bali United 3-1 di Laga Uji Coba
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus