Keputusan Inara Rusli lepas cadar beberapa waktu lalu banyak menuai pro kontra di media sosial. Terkait hal tersebut, Inara Rusli pun buka suara soal tanggapannya soal pro kontra tersebut.
Menurut Inara Rusli, pro kontra atas keputusannya pasti akan selalu ada. Tak hanya saat Inara Rusli melepas cadar, ia pun mencontohkan beberapa hal yang kerap jadi perdebatan.
"Kita mah ngapain aja pasti ada pro kontra kan. Yang udah berumah tangga juga pasti pro kontra di keluarganya, mertua, tetangganya ya," kata Inara Rusli, dikutip Sabtu, (3/6/2023).
Inara Rusli pun enggan menanggapi pro kontra yang dialamatkan kepadanya, terutama soal keputusan melepas cadar.
Menurutnya, setiap orang berhak mengemukakan pendapat dan dirinya pun berhak untuk tidak menanggapi.
"Tapi, ngapain kan kita dengerin omongan orang, gak abis-abis omongan orang," terangnya.
Inara Rusli mengungkapkan, apa yang dilakukan dirinya sudah sesuai dengan keyakinannya. Istri Virgoun itu pun yakin keputusannya melepas cadar tidak menyalahi aturan.
"Ya, kita lakuin aja apa yang kita yakini selama itu masih koridor syariat Islam mah," tutur ibu dari tiga orang anak itu.
Seperti diketahui, Inara Rusli lepas cadar pada Kamis, 18 Mei 2023. Momen Inara Rusli lepas cadar dilakukan oleh istri Virgoun di hadapan awak media.
Baca Juga: Dewi Perssik Dikata-katain Belum Berhijab, Singgung Artis Saleha Hamil Duluan
Baginya, keputusan ini bukan hal yang mudah. Ia mesti berpikir berkali-kali untuk membulatkan tekad.
Katanya, melepas cadar ini bukan demi dirinya sendiri. Hal ini dilakukannya demi mencari nafkah untuk ketiga orang anak-anaknya.
"Ini kan aku memutuskan untuk kembali bekerja kan demi anak. Jadi, ada unsur darurat di sini. Jadi, karena itu, aku harus membuka cadar," terang Inara kepada awak media di kawasan Jakarta.
"Jadi, mudah-mudahan, temen-temen media semuanya, netizen, gak berburuk sangka sama aku. Aku juga sedang berjuang untuk anak-anak aku," tuturnya.
Berita Terkait
-
Inara Rusli Beda Kelas Sama Natasha Rizky, Kesabaran Caca Diacungi Jempol
-
Inara Rusli Dituding Genit Karena Sering Pamer Foto Selfie Usai Lepas Cadar: Jadi Ilfil
-
Netizen Mulai Muak Dengan Tingkah Laku Inara Rusli: Orangnya Berisik
-
Viral Inara Rusli Kepergok Kasih Kecupan Lewat Video 10 Detik, Netizen: Kita Lihat Aksi Barbarnya
-
Inara Rusli Diingatkan Soal Larangan Dandan Saat Masa Iddah: Setelah Bercerai...
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan