Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang baru-baru ini menghadiri Forum Institusi Internasional dalam rangka Studi Strategis (IISS) Shangri-La Dialogue 2023 di Singapura.
Dalam kesempatan tersebut Prabowo Subianto menyampaikan usulannya terkait resolusi konflik antara Rusia dan Ukraina.
Prabowo Subianto mengusulkan ada empat resolusi konflik antara Rusia dan Ukraina dilansir dari laman antaranews.com, Kamis (8/6/2023) kemarin.
Resolusi konflik antara Rusia dan Ukraina yang diusulkan Prabowo yakni gencatan senjata di titik-titik konflik, penarikan mundur pasukan kedua pihak sejauh 15 kilometer untuk menciptakan zona demiliterisasi.
Sementara, dua usulan lainnya yakni, pengutusan pasukan pemantau perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan penyelenggaraan referendum oleh PBB di wilayah-wilayah “daerah sengketa”.
Usulan Prabowo Subianto itu pun langsung dikomentari Presiden Jokowi atau Joko Widodo. Selain itu, salah satu tokoh politik lainnya Kang Dedi Mulyadi juga turut merespon resolusi konflik antara Rusia dan Ukraina itu.
Presiden Joko Widodo mengatakan, usulan Menhan Prabowo Subianto tersebut hanyalah proposal dari dirinya sendiri dan tidak mengatasnamakan Pemerintah Indonesia.
“Itu dari pak Prabowo sendiri, tapi saya belum bertemu dengan pak Prabowo,” ujar Presiden Jokowi yang rencananya Presiden juga akan memanggil Prabowo Subianto untuk mendapatkan penjelasan yang sebenarnya.
Respon berbeda ditujukan Anggota DPR RI Kang Dedi Mulyadi yang justru memberi pujian kepada Menhan Prabowo Subianto atas usulan di forum internasional tersebut.
“Ini gagasan brilian Menteri Pertahanan di Forum Internasional. Daripada sibuk menghakimi, ditunggu ya ide jeniusnya di Forum Dunia,” kata Dedi Mulyadi melalui unggahan akun instagram pribadinya.
“Karena gagasan harus dilawan dengan gagasan. Itu namanya demokrasi berperadaban. Satuju teu Mak Icih?” ujarnya.
Berita Terkait
-
Wasekjen PA 212 Dukung Prabowo Subianto di Pemilu 2024, Ragukan Anies Baswedan karena Masalah Komitmen
-
Ganjar Ngefans Manchester United, Anies Idolakan Persija, Ternyata Ini Tim Favorit Prabowo Subianto
-
Minta Penjelasan soal Proposal Damai Rusia-Ukraina, Jokowi Akan Panggil Prabowo
-
CEK FAKTA: Inara Rusli Dapat Penghargaan dari Menhan Prabowo Subianto, Benarkah?
-
Survei Elektabilitas Capres versi LSI Denny JA: Ganjar Dominasi Jateng-Jatim, Prabowo Unggul 3 Provinsi
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Catat Tanggalnya! Mulai 20 Juni, Kebun Raya Bogor Hadirkan Pameran Hasil Bumi
-
Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian
-
5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari
-
BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Kado HUT Jakarta ke-499, Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi!
-
Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya
-
Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet
-
Langkah Tak Biasa Kapolri Listyo, Ziarah ke Makam Gus Dur hingga Soeharto Jadi Sorotan
-
Pemeriksaan Perdana Kasus Korupsi Tunjangan DPRD, Wabup Indramayu Syaefudin Diperiksa Kejati Jabar