Warga di perbatasan Kabupaten Sukabumi-Bogor dibuat geger dengan kejadian seorang wanita yang berprofesi sebagai penagih bank keliling tewas tersambar petir, Selasa (13/6).
Penagih bank keliling itu tewas di Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Warga sekitar mengatakan kejadian korban tersambar petir pada sore sekitar pukul 16:00 WIB.
Saat itu kondisi di sekitar TKP sedang turun hujan. Menurut warga, korban kala itu sedang duduk di warung sambil memainkan ponsel miliknya.
"Ibu itu lagi diam di warung sambil main HP lalu kena sambar petir, langsung meninggal dan sempat dibawa ke RS Bakti Medicare,” ungkap warga seperti dikutip dari Sukabumiupdate.com--jaringan Suara.com
Warga lainnya, Ramadhan (32 tahun) menuturkan sesaat sebelum peristiwa itu terjadi dirinya jalan kaki melewati lokasi kejadian.
Menurut dia sekitar 100 meter dari lokasi kejadian, tiba-tiba terdengar suara petir.
Setelah itu Ramadhan mendapat kabar dari istrinya yang bekerja di pabrik Yongjin bahwa ada yang tersambar petir.
Ramadhan mengatakan, korban merupakan seorang bank keliling yang meminjamkan uang kepada pedagang di pabrik. Saat kejadian, wanita sedang menunggu bubaran karyawan untuk menagih iuran.
Berita Terkait
-
Aksi TikToker Richard Theodore Bikin Kontes Tes Kejujuran Orang NTT Bikin Netizen Geram
-
Gokil! Lagu Aldi Taher untuk Lionel Messi Go Internasional, Digunakan Akun Resmi Piala Dunia
-
Keluarga Korban Pencabulan Oknum Guru Agama di Bogor Minta Tolong ke Kapolri: Belum Ada Kelanjutan...
-
Pantesan Gugat Cerai, Ternyata Suami Natasha Rizky Sudah Lama Tidak Salat: Desta Sempat Mengaku dekat Dengan Allah
-
Yuni Shara Beri Komentar Mengejutkan Soal Isu Selingkuh dengan Irwan Mussry, Maia Estianty: Sabar
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
APBN Biayai Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Selama Dua Tahun
-
Menghidupkan Kembali Nilai Sampah Lewat Filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, Bagaimana Praktiknya?
-
Goldfinches, Buku Cantik tentang Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana
-
Dialami Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Pakar Farmakologi Ungkap Sebab Mulut Bisa Berbusa
-
Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok
-
Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega
-
Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?
-
Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan
-
Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan
-
Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI