Dugaan kasus pencabulan yang dilakukan oleh oknum Guru Agama di salah satu SD wilayah Kemang, Kabupaten Bogor kepada muridnya, yang duduk di kelas 1 belum ada kejelasan dari pihak kepolisian Polsek Kemang.
Bahkan, keluarga korban pencabulan berinisial N (Ibu korban) meminta tolong kepada kapolri agar serius dalam menangani kasus kekerasan seksual tersebut.
Dia juga berujar, tersangka diduga berinisial R yang merupakan guru agama tersebut sudah diberhentikan. Namun, kini kembali mengajar di sekolah baru.
"Sekali lagi minta tolong buat temen-temen bantu up yah, karena tersangkanya udah ngajar di sekolah yang baru, belum ada kelanjutan lagi dari kasus .....," tulisnya, sembari meminta tolong atau menandai akun @polri, @humaspolri dan @poldametrojaya.
Korban Alami Trauma
Trauma mendalam dialami siswi SD Negeri daerah Kecamatan Kemang berinisial N usai diduga dilecehakan guru agamanya berinisial RS.
Ibu korban, N menyampaikan bahwa anaknya mengalami ketakutan saat melihat guru laki-laki baik di sekolah maupun di tempat ia mengaji.
"Masih agak takut ka ketemu guru cowo, ngaji juga masih ga mau," kata N kepada wartawan.
Ibu korban mengaku, N baru mau sekolah baru-baru ini. Namun N ingin pergi ke sekolah jika mengenakan pakaian dalam yang tebal karena takut diperlakukan seperti sebelumnya.
"Sekolah udah mau, tapi masih mau pake daleman yang tebal seperti levis atau celana training," jelas dia.
Keterangan Polres Bogor
Polres Bogor menyampaikan bahwa pihaknya sedang menangani kasus dugaan pelecehan seksual terhadap murid SD kelas 1 yang dilakukan oleh oknum guru agama.
Humas Polres Bogor, Iptu Desi Triana menyebut, kasus itu sudah terjadi sejak dua minggu yang lalu. "Untuk perkara ini sudah dua minggu yang lalu. Saat ini sedang ditangani, proses lidik. Karena hasil visum dan pemeriksaan lain-lain masih dalam proses, demikian," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Disebut Lambat Tangani Dugaan Kasus Pencabulan Oknum Guru Agama, Polres Bogor Bantah Tudingan: Untuk Perkara Ini...
-
KNPI Sebut Polisi Lambat Tangani Laporan Dugaan Kasus Pencabulan Oknum Guru Agama, Polres Bogor Berikan Pembelaan
-
Polisi Lambat Tangani Dugaan Kasus Pencabulan Oknum Guru Agama di Bogor
-
Guru Agama di Bogor Diduga Cabuli Muridnya Sendiri
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Serial Hollywood 'Reacher' Tayang di Mana? Ini Peran Agnez Mo dan Anggun C Sasmi
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital