Kekerasan di Tepi Barat yang dilakukan tentara Israel makan korban jiwa. Satu orang warga Israel, Omar Abu Qatin tewas ditembak oleh tentara Israel.
Mengutip dari laporan @FutbolPalestine, Qatin diketahui sebagai pesepak bola yang bermain di klub Turmus Ayya, klub divisi tiga Liga Israel.
"Dia adalah pesepak bola kedua yang terbunuh dalam 6 bulan terakhir," tulis cuitan akun @FutbolPalestine.
Aksi keji tentara Israel ini sebagai balasan dari peristiwa terbunuhnya empat orang warga Israel beberapa hari lalu.
Mengutip dari laporan PBS News Hour, pasca kematian empat warga Israel yang diduga tewas akibat serangan pria Palestina bersenjata, tentara Israel menyerbu sebuah pemukiman di Tepi Barat, Palestina.
Serangan tentara Israel di pemukiman itu membabi buta. Mereka membakar mobil, rumah serta pohon di wilayah tersebut.
Wali Kota Lafi Adeeb mengatakan bahwa ada 30 rumah dan 60 mobil sengaja dibakar oleh tentara Israel.
"Serangan seporadis meningkat dalam satu jam terakhir setelah tentara datang. Ada 8 warga terluka," ucap Lafi.
Pejabat medis Palestina mengatakan bahwa Omar Qatin meninggal setelah ditembak tentara Israel. Saat kejadian, Qatin berada di setengah mil dari posisi tentara Israel melakukan serangan.
Selain menjadi pemain di klub kasta ketiga Liga Israel, Qatin juga bekerja sebagai tukang listrik. Ia meninggalkan dua anaknya yang masih kecil.
"Dia (Qatin) berdiri di sana. Dia orang yang lugu, baik hati. Dia tidak bersenjata, dia tidak melempar batu. Dia seharusnya tidak berada di lokasi itu," kata Khamis Jbara, tetangga Qatin.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Rencanakan Turnamen Antarnegara Muslim, Siapa yang Diundang?
-
Banyak Pemuda Palestina yang Tak Ikut Serta dalam Pemilu: Kami Sudah Kehilangan Harapan dengan Metode Politik
-
3 Hal yang Perlu Diperbaiki Timnas Indonesia Jelang Jajal Kekuatan Argentina
-
Adem! China Dukung Palestina Merdeka
-
Perjuangan Gadis Kecil Mengenyam Pendidikan hingga Tertembus Peluru
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural
-
Heboh Bayi Hampir Tertukar di RSHS, Ini Peringatan dari Sekda Jabar