/
Rabu, 28 Juni 2023 | 23:55 WIB
Ustaz Adi Hidayat (YouTube / Adi Hidayat Official)

Umat islam sedunia merayakan Hari Raya Idul Adha 1444H yang jatuh pada Kamis, 29 Juni 2023. Sejak Rabu (28/6/2023) sore seluruh masjid mengumandangkan gema takbir menyambut hari raya tersebut. 

Memasuki Hari Raya Idul Adha 1444 H tersebut ada puasa sunah yang mempunyai ganjaran yang besar jika ditunaikan yakni Puasa Arafah

Puasa tersebut menjadi salah satu ibadah sunah yang dianjurkan dilakukan pada bulan Dzulhijjah.

Namun, hal itu kemudian menjadi pertanyaan bagi sejumlah orang yang hendak menjalankan puasa Arafah masih memiliki hutang puasa Ramadhan

Haruskan mengutamakan mengganti puasa Ramadhan atau melaksanakan puasa Arafah lebih dahulu? Terkait pilhan antara keduanya Ustaz Adi Hidayat telah menjelaskannya.

Dikutip dalam ceramah Ustaz Adi Hidayat yang unggahan akun TikTok @muslimaberbagi, ia menjelaskan bisa mengganti puasa Ramadhan terlebih dahulu hukumnya adalah wajib.

"Saya secara pribadi lebih cenderung untuk mengqadha dulu, niat qadha puasa yang Ramadhan yang belum ditunaikan," ucap Ustaz Adi Hidayat.

"Karena qadha itu sifatnya wajib ditunaikan ya karena mengganti yang wajib dia jadi hukum wajib, hanya kewajibannya luas terbentang. Terbentang dari mulai pasca Ramadhan, jadi setelah satu Syawal setelah itu terbentang sampai masuk lagi akhir Sya'ban menjelang ke Ramadhan," imbuhnya lagi.

Meskipun begitu, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa menurut para ulama mengganti hutang puasa Ramadhan bisa ditunda terlebih dahulu jika ingin melaksanakan puasa Arafah lantaran waktu untuk menggantinya masih panjang.

Baca Juga: Kanapa Orang yang Mau Kurban Tak Boleh Potong Kuku dan Rambut? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

"Ada memang yang berpendapat begini, karena luas terbentang ya gapapa kalau mau menunaikan puasa sunnah tertentu yang jatuh waktunya hari tertentu saja, seperti puasa arafah misalnya tanggal 9," ungkapnya kemudian.

"Niatnya puasa arafah dulu saja, kan nanti hari selanjutnya masih ada hari panjang untuk menggantinya. Ada yang berpendapat demikian dari kalangan ulama," sambung Ustad Adi Hidayat.

Namun secara pribadi Ustaz Adi Hidayat tetap lebih mengutamakan mengganti puasa Ramadhan terlebih dahulu lantaran hukumnya yang wajib dibanding puasa Arafah yang sunnah.

"Tapi saya pribadi lebih cenderung untuk mengutamakan yang wajib dulu. Karena begini, kita melihat ada bentangan kesempatan puasa betul tapi kan kematian itu ngak bisa ditentukan," pungkasnya.

Kontributor: Mira Puspito

Load More