Ketua umum PSSI-nya Thailand, FAT, Somyot Pumpanmuang batal mengundurkan diri dari jabatannya. Pembatalan pengunduran diri Somyot lantaran takut FAT bakal kena sanksi dari FIFA.
Menurut laporan dari media Vietnam, baogiaothong.vn, keputusan Somyot untuk batal mundur sebagai presiden FAT berdasarkan hasil keputusan exco FAT.
Dari hasil rapat Exco FAT diputuskan bahwa pengunduran diri Somyot dibatalkan. Dalam pernyataan kepada Exco FAT, Somyot mengatakan bahwa keputusannya untuk mundur karena permintaan dari wakil perdana menteri dan presiden komite olimpiade Thailand, Prawit wongsuwan.
Namun, pengunduran diri presiden FAT itu dipastikan bisa berdampak berat kepada sepak bola Thailand.
Bahkan menurut sejumlah media Thailand, besar kemungkinan FIFA akan menjatuhkan sanksi berat kepada FAT.
"Pengunduran diri presiden Somyot akan menyebabkan kerusakan besar kepada sepak bola Thailand," kata juru bicara FAT, Amnuay Nimmano.
Takut FAT mendapat sanksi dari FIFA, Somyot putuskan untuk tetap menjadi presiden FAT hingga akhir masa jabatannya, 11 Februari 2024.
Dari sudut pandang FAT, pengunduran diri Somyot karena permintaan dari wakil perdana menteri sangat kental dengan campur tangan pemerintah, hal itu bisa membuat FIFA jatuhkan sanksi.
"Pada 2015, FIFA berikan hukuman berat kepada sepak bola Indonesia karena pemerintah meminta PSSI dibubarkan dan pembekuaan sementara kompetisi liga. Akibatnya timnas Indoensia saat itu terkena sanksi pelarangan ikut kualifikasi Piala Dunia 2018 dan kualifikasi Piala Asia 2019," ulas media Vietnam.
Berita Terkait
-
Asnawi Mangkualam Tak Dimainkan usai Jadi Pelatih Jeonnam Dragons Dadakan, Skor Berujung Imbang 3-3
-
Aturan Offside Dirubah, Sebuah Keuntungan atau Kerugian bagi Pertahanan?
-
Susunan Staff Kepelatihan Timnas U-17 Diumumkan, Bagaimana Menurut Kalian?
-
4 Pemain Garuda Select yang Tak Bisa Perkuat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2023, Kenapa?
-
8 Pemain Diaspora yang Bisa Perkuat Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023, Berikut Daftarnya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan