PSSI telah resmi menunjuk Indra Sjafri sebagai pelatih timnas Indonesia U-20 dan timnas Indonesia untuk berlaga di Asian Games 2023 dan 2026.
"PSSI telah sepakat dengan coach Indra Sjafri terkait penunjukkan dirinya menjadi pelatih tim U-20 Indonesia serta Asian Games 2023 dan 2026 mendatang. Kami kontrak selama empat tahun dan PSSI yakin Indra Sjafri pelatih yang tepat untuk ini," kata Erick Thohir seperti dikutip dari laman resmi PSSI.
Ditunjuk sebagai pelatih timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri memikul beban cukup berat. Pelatih asal Sumatera Barat ini diharapkan mampu bisa membawa Rafael Struick dkk bisa lolos ke Piala Dunia U-20.
Hal itu disampaikan Erick Thohir usai menunjuk Indra Sjafri. Menurut Erick Thohir, Indra Sjafri diharapkan bisa memberikan prestasi untuk tim muda Indonesia usia 20.
"Kami juga berharap coach Indra Sjafri mampu meloloskan tim U-20 ke Piala Dunia U-20 tahun 2025 mendatang. PSSI yakin coach Indra Sjafri akan memberikan prestasi untuk timnas Indonesia di turnamen-turnamen yang diikuti," tambah ketum PSSI itu.
Sementara itu, Indra Sjafri mendapat beban cukup berat ini mengaku cukup optimis mampu bisa menjalankannya. Ia menegaskan siap untuk bisa membawa Rafael Struick dkk menorehkan prestasi.
"Alhamdulillah saya menerima amanah yang diberikan oleh Ketum PSSI untuk melatih tim U-20 dan Asian Games 2023 serta 2026. Insya Allah saya siap dan akan mempersiapkan tim dengan sebaik mungkin demi meraih prestasi," kata Indra Sjafri.
Sebelummya, sejumlah nama masuk dalam skuat Timnas Indonesia U-20 yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2023, namun pada akhirnya batal karena Indonesia dicoret FIFA sebagai tuan rumah.
Nama-nama yang masuk dalam skuat Timnas Indonesia U-20 itu antara lain, dua pemain naturalisasi, Rafael Struick dan Ivar Jenner. Ada juga nama Marselino Ferdinan, Hokky Caraka serta Hugo Samir.
Baca Juga: Kirim Timnas Indonesia U-20 ke Asian Games 2023, Ternyata Alasan Utamanya Karena Ini
Tag
Berita Terkait
-
Lewat Garuda International Cup 3, Indra Sjafri Harap Ada Pesepakbola Potensi Masuk Timnas Indonesia
-
PKS: Pemerintah Gengsi Pakai Karya Anies, Ketum PSSI Festivalisasi Kelemahan JIS
-
Kirim Timnas Indonesia U-20 ke Asian Games 2023, Ternyata Alasan Utamanya Karena Ini
-
Mimpi Tingkat Tinggi Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Main di Piala Dunia U-17, Shin Tae-yong Bisa Pusing Nih Bro!
-
Ketika Erick Thohir Pede Media Tetangga Soroti Timnas Indnesia: Dulu Dicuekin, Sekarang Ditakutin
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Stok Beras Aceh Tembus 123 Ribu Ton, Bulog Pastikan Aman hingga Awal 2027
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Berjuang Hingga Dini Hari, Ojol di Makassar Ungkap Pahitnya Data Pertumbuhan Ekonomi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut
-
Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
Piala Dunia dan Gen Z: Ketika Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Sementara