/
Sabtu, 08 Juli 2023 | 14:51 WIB
Zahra Muzdalifah gabung klub Jepang, Cerezo Osaka Yanmar Ladies. (Instagram)

Zahra Muzdalifah beberkan kondisi miris sepak bola wanita di Indonesia. Hal itu disampaikan Zahra saat sesi wawancara dengan media Jepang, Sankei.com

Zahra mengatakan masalah terbesar perkembangan sepak bola wanita Indonesia ialah tidak adanya kompetisi profesional. 

"Masalah terbesar adalah tidak adanya liga. Tanpa adanya turnamen, kita tidak bisa menetapkan tujuan dan para pemain tidak memiliki motivasi untuk berlatih dan mengasa diri," ucap Zahra yang saat ini resmi jadi pemain Cerezo Osaka

"Tiga anggota Timnas Indonesia Putri, termasuk saya terpaksa pergi ke luar negeri untuk bermain. Saya beruntung, tapi tidak dengan banyak pemain wanita lainnya di Indonesia," tambah Zahra. 

Menurut Zahra, ada banyak pemain wanita di Indonesia dan jumlahnya itu terus meningkat. 

"Ada banyak anak perempuan yang bermain sepak bola dan saya rasa jumlahnya semakin meningkat," 

Lebih lanjut, Zahra menceritakan bahwa di awal ia berkarier di sepak bola banyak orang yang mencibir. 

"Mengapa kamu bermain sepak bola ketika kamu perempuan," kata Zahra menirukan sejumlah orang yang mencibirnya. 

"Saya tidak keberatan dengan ucapan itu. Tapi tidak semua orang bisa seperti saya. Sepak bola itu bukan hanya milik laki-laki," tegas Zahra. 

Baca Juga: Nafsu Ingin Bela Timnas Indonesia, Eks Rekan Pogba Kasih Kode Keras ke PSSI

Load More