Zahra Muzdalifah beberkan kondisi miris sepak bola wanita di Indonesia. Hal itu disampaikan Zahra saat sesi wawancara dengan media Jepang, Sankei.com
Zahra mengatakan masalah terbesar perkembangan sepak bola wanita Indonesia ialah tidak adanya kompetisi profesional.
"Masalah terbesar adalah tidak adanya liga. Tanpa adanya turnamen, kita tidak bisa menetapkan tujuan dan para pemain tidak memiliki motivasi untuk berlatih dan mengasa diri," ucap Zahra yang saat ini resmi jadi pemain Cerezo Osaka.
"Tiga anggota Timnas Indonesia Putri, termasuk saya terpaksa pergi ke luar negeri untuk bermain. Saya beruntung, tapi tidak dengan banyak pemain wanita lainnya di Indonesia," tambah Zahra.
Menurut Zahra, ada banyak pemain wanita di Indonesia dan jumlahnya itu terus meningkat.
"Ada banyak anak perempuan yang bermain sepak bola dan saya rasa jumlahnya semakin meningkat,"
Lebih lanjut, Zahra menceritakan bahwa di awal ia berkarier di sepak bola banyak orang yang mencibir.
"Mengapa kamu bermain sepak bola ketika kamu perempuan," kata Zahra menirukan sejumlah orang yang mencibirnya.
"Saya tidak keberatan dengan ucapan itu. Tapi tidak semua orang bisa seperti saya. Sepak bola itu bukan hanya milik laki-laki," tegas Zahra.
Baca Juga: Nafsu Ingin Bela Timnas Indonesia, Eks Rekan Pogba Kasih Kode Keras ke PSSI
Berita Terkait
-
Nafsu Ingin Bela Timnas Indonesia, Eks Rekan Pogba Kasih Kode Keras ke PSSI
-
Gabung ke Cerezo Osaka, Zahra Muzdalifah Dipuji Setinggi Langit Media Jepang
-
Keras! Gegara Parkiran JIS, Exco PSSI Sebut Loyalis Anies Baswedan Penipu
-
Polemik JIS, Exco PSSI Kasih Sindiran Telak: Ada Pembohong Informasi, Serang Pendukung Anies Baswedan?
-
Kemenpora Serahkan Daftar 30 Pemain Diaspora untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2023
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia