Warga Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan mayat wanita dalam karung. Mayat tersebut ditemukan di pematang sawah, Sabtu (8/7/2023).
Kekinian diketahui identitas mayat yang ditemukan dekat acar Totok Kerot tersebut bernama Desy Nurlailatul Khoiriyah (20).
Mayat gadis yang berprofesi sebagai pegawai fotokopi di Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, itu merupakan korban pembunuhan.
Berikut fakta-fakta kasus pembunuhan Desy yang mayatnya ditemukan dalam karung tersebut.
1. Awal Mayat Ditemukan
Mayat gadis malang itu ditemukan oleh warga sekitar bernama Sapi'i. Saksi saat itu tengah mencari rumput.
Awalnya warga tersebut mencium bau yang menyengat dari dalam karung yang ternyata berisi mayat seorang wanita.
“Ditemukan Pak Sapi’i yang sedang merumput (mencari rumput)," kata Kapolsek Pagu Kapolsek Pagu AKP Suharsono.
2. Dikira Sampah
Baca Juga: Fakta-Fakta Bos Sate di Bekasi Dibunuh Anak Sendiri, Pelaku Pecatan TNI
Warga lainnya bernama Imam Khanafi (45) menyebut sudah melihat karung tersebut sejak Kamis (6/7/2023) pukul 14.00 WIB.
Saat itu ia tak curiga dengan isi di dalam karung, berpikir hanya bungkusan sampah yang dibuang di lokasi.
Ia bahkan sempat mengangkat karung tersebut ke atas tanah karena menyumbat saluran irigasi ke sawah yang ditanami jagung.
"Saya lihat di saluran irigasi sini, lalu saya angkat ke atas terus saya pergi. Saya pikir bukan mayat," kata Imam.
Dirinya lantas kaget dengan ramainya temuan mayat dalam karung yang sempat ia pindahkan itu.
"Saya tahunya baru ini. Waktu itu tidak ada bau. Saya juga tidak tahu kalau ternyata isi karung adalah mayat. Malahan saya kira isinya sampah," ujarnya.
3. Barang-Barang Korban Hilang
Sejumlah barang milik korban dilaporkan hilang saat mayatnya ditemukan. Hal ini berdasarkan keterangan dari Sulastri, ibu korban.
Salah satunya sepeda motor korban merek Honda Beat.
"Untuk barang yang hilang saat di TKP dari keterangan keluarga, cincin emas, sepeda motor Honda Beat, dan telepon seluler," kata Kanitpidum Satreskrim Polres Kediri Ipda Dandy Fitra Ramadhan.
4. Penyebab Kematian
Berdasarkan hasil autopsi, penyebab kematian korban bukan karena hantaman dari benda tumpul. Melainkan ada cairan di paru-paru Desy.
Dugaan awal, saat korban di dalam karung, masih setengah sadar hingga kemudian korban dibuang di saluran irigasi sehingga air masuk dan korban meninggal dunia.
"Dari dokter menyatakan korban meninggal saat dibuang di irigasi. Jadi, saat di dalam karung, dari pernyataan dokter bahwa korban dalam keadaan setengah sadar, meninggal karena adanya air yang masuk ke paru-paru, tenggelam," kata Dandy.
5. Tangan dan Kaki Terikat
Saat mayat Desy ditemukan, tubuh bagian tangan serta kakinya dalam keadaan terikat dengan kain kerudung korban.
Akibatnya terdapat luka memar di pergelangan tangan korban, selain luka di bagian ubun-ubun.
"Luka di bagian ubun-ubun akibat benda tumpul. Kemungkinan pada saat dibuang posisi yang jatuh ke tanah adalah kepala. Kami juga belum mengetahui karena butuh pemeriksaan lab tambahan."
"Bisa jadi dipukul sebelum dibuang ke irigasi atau benturan saat di saluran irigasi. Kalau yang ada di tangan mungkin karena ikatan keras," tutur Dandy.
6. Hingga Rabu Malam Tak Pulang
Maryono (73), kakek korban mengatakan saat Rabu (5/7/2023), ia sedang mengaji sedangkan ibu korban takziah di Blitar. Sehingga rumah dalam keadaan kosong.
Hingga Rabu malam, cucunya yang bekerja di fotokopi belum pulang. Padahal biasanya pulang sekitar jam 20.00 WIB.
Keluarga sempat mencari, namun tiba-tiba ada kabar dari ayah korban berinisial SP yang menyatakan bahwa Desy sudah dicarikan pekerjaan di Lamongan.
Sehingga ayahnya membawa sejumlah baju milik korban.
Hingga kini SP tidak diketahui keberadaannya. Sang istri Sulastri berharap polisi segera menemukan keberadaannya.
"Saya berharap polisi segera menemukannya," ujar Sulastri.
7. Terdengar Teriakan
Bahrudin (44), paman korban yang tinggal bersebelahan dengan rumah korban mengatakan pada Rabu malam sempat mendengar suara teriakan. Namun ia tidak berani mendekat.
Ia berpikir ada tamu di rumah saudaranya itu. Sehingga ia pun tidak ke rumah tersebut.
"Rabu malam saya mendengar teriakan sekitar jam 20.30 WIB, setelah itu tidak tahu lagi. Kalau ayahnya itu, Selasa (4/7) dia datang ke rumah, pagi bermalam hingga Rabu pagi berangkat ke Blitar."
"Siang pulang dengan istrinya, Rabu sore kembali ke Blitar, setelah itu istrinya di ditinggal di Blitar, hingga tiba-tiba mendengar suara itu," papar dia.
Ia pun tidak tahu terkait keberadaan SP. Namun, hubungan antara Desy dengan ayahnya kurang baik, disebutnya sering cekcok dan yang memisahkan adalah kakeknya.
Dirinya pun berharap pelaku segera ditemukan dan diadili.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Panduan Lengkap Cara Daftar Antrian KJP Pasar Jaya 2026 Secara Online
-
Terpopuler: Suzuki XBee Bisa Bikin Honda Brio Tamat? Cek Jodoh Motor buat Gayamu
-
Al Ghazali Tak Sengaja Bocorkan Bulan Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju
-
Berawal dari Kenalan di Medsos, Bayi 2 Bulan di Tasikmalaya Dibawa Kabur Teman Online Sang Ibu
-
Terpopuler: Perjalanan Karier Wakil Bupati Klaten hingga Kumpulan Promo Imlek 2026
-
Saat Makeup, Primer Dipakai setelah Apa? Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Tutupi Pori Besar
-
Jadwal KRL Jakarta-Bogor Hari Ini: Tips Cek Kereta Pertama dan Terakhir Secara Real Time
-
Willy Dozan Akui Tak Bisa Lagi Lakukan Adegan Ekstrem, Ada Pengapuran di Kaki
-
Tembus Langsung ke Parung Tanpa Lewat Sentul, Proyek Flyover Bomang Mulai Digarap 2027
-
5 Poin Penting Kasus Pencemaran Asam Nitrat PT Vopak Terminal Merak yang Bikin Geger Cilegon