/
Rabu, 12 Juli 2023 | 16:16 WIB
Ilustrasi jemaah haji. ([Unsplash/ibrahim uz])

Setelah hilang sekitar 12 hari, salah satu jemaah haji Indonesia, Niron Sunar Suna (77), akhirnya ditemukan. Namun sayangnya, jemaah haji asal Probolinggo, Jawa Timur, itu ditemukan sudah dalam keadaan wafat.

Jenazah Niron ditemukan di RS An-Noor, Mekkah. Almarhum telah dikebumikan setelah Salat Maghrib waktu setempat.

"Jenazah dibawa ke Masjidil Haram untuk dishalatkan selepas Maghrib lalu kita bersama keluarga langsung memakamkannya di pemakaman umum kawasan Syaraya," kata Kabid Perlindungan Jamaah PPIH Arab Saudi Harun Ar Rasyid, Rabu (12/7/2023).

Almarhum Niron terpisah dari rombongan pada saat melempar Jumrah Ula, 29 Juni 2023. Niron tergabung dalam kloter 65 Embarkasi Surabaya (SUB 65). 

Dia terpisah dari rombongan saat melintasi terowongan yang mengarah ke jamarat.

Selama proses pencarian, Harun mengatakan pihaknya mendapat kiriman pesan yang menginformasikan ada jenazah dengan ciri-ciri seperti orang yang sedang dicari dan berada di RS An-Noor. 

"Kami dengan tim bergerak ke sana. Pukul 10.15 WAS, kami ke sana, berkoordinasi dengan pihak Mashariq yang ada di RS An Noor, lalu menuju qismul mutawafiyat atau bagian jenazah."

"Di situ kami menemukan informasi yang mengarah kepada salah seorang dari tiga jenazah yang kita cari," paparnya.

Setelah melakukan pengecekan, Harun dan tim kemudian berkoordinasi dengan ketua kloter dan istri almarhum. 

Baca Juga: Jamaah Haji Tak Dijemput Bus Harus Jalan 20 KM ke Arafah Hingga Nangis Kehausan

Petugas PPIH bersama keluarga almarhum dan maktab, lalu menuju ke ruang jenazah. 

"Di situ, istri dari almarhum Niron telah melihat ciri-ciri khusus yang melekat pada diri jenazah. Beliau memastikan bahwa itu adalah jenazah suaminya," jelas Harun.

Ia mengatakan setelah melakukan negosiasi yang panjang dan cukup alot, akhirnya jenazah jemaah haji Indonesia itu dapat dimandikan dan dishalatkan di Masjidil Haram sebelum dimakamkan.

"Alhamdulillah pukul 20.15 waktu Arab Saudi semua proses berjalan dengan lancar," kata dia.

Haru berharap, dua haji yang masih hilang saat Armina (Arafah, Muzdalifah, Mina) bisa segera ditemukan.

Dua jemaah haji yang masih dicari keberadaan, yakni Idun Rohim Zen (87) kloter 20 dari Embarkasi Palembang dan Suharja Wardi Ardi (69) kloter 10 dari Embarkasi Kertajati.

Load More