Suara.com - Seorang jemaah haji wanita, Suarnati Daeng Kanang, viral di media sosial usai memamerkan 180 gram perhiasan emas usai pulang dari tanah suci. Ia tampak menggunakan banyak perhiasan di tangan, leher, hingga kepala saat samapi di bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Rabu (5/7/23).
Suarnati mengatakan, dia membeli banyak perhiasan itu bertujuan untuk memenuhi nazar. Dirinya juga mengakui ingin tapil glamor selama beribadah haji di Tanah Suci.
Aksinya ini kemudian mengantarkan dirinya diperiksa oleh Bea Cukai. Dari pemeriksaan ini, malah diketahui bahwa emas itu imitasi.
Sebelumnya, ia mengatakan bahwa total harga emas itu adalah Rp216 juta. Namun, ternyata ia membeli semua emas tersebut dengan harga Rp900 ribu.
Tujuan ingin tampil glamor selama beribadah hingga memakai banyak perhiasan bisa juga disebut sebagai pamer kekayaan atau riya. Padahal, ini merupakan salah satu larangan dalam Islam.
Melansir dari NU Online, pamer kekayaan merupakan salah satu tindakan yang perlu dijauhi. Terkait dengan hal ini, Nabi Muhammad saw dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Abdurrahman As-Sulami dalam Sunanus Sufiyah sebagaimana tertulis dalam kitab Al-Jami'us Shahir:
Hadist tersebut menjadi petunjuk untuk menjauhi menggunakan sesuatu untuk mendongkrak popularitas. Hal ini hukumnya makruh serta tercela.
"Yakni, jauhi oleh kalian menggunakan pakaian yang dapat mendatangkan popularitas dalam dua hal; menggunakan pakaian kasar, yakni pakaian wol dan menggunakan pakaian bagus, yakni pakaian sutra. Sesungguhnya hal ini adalah tercela dan hukumnya makruh." (Zainuddin Muhammad Al-Munawi, Faidhul Qadir [Mesir, Maktabah At-Tijariyah: 1358 H), juz I, halaman 244).
Selanjutnya, dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud, Nabi SAW bersabda:
Baca Juga: Pamer Perhiasan Emas Setelah Ibadah Haji, Jemaah Wanita Ini Ngaku Bernazar
"Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi. Ada seseorang yang bertanya, 'Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?' Beliau menjawab, 'Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain'."
Dengan demikian, dalam agama Islam pun menyarankan untuk tidak pamer harta dengan menunjukkan perhiasan secara berlebihan. Pasalnya, hal ini termasuk tercela.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
7 Lipstik 3in1 Praktis untuk Pewarna Bibir, Blush On, dan Eyeshadow
-
5 Rekomendasi Model Gamis Simple Tapi Mewah untuk Lebaran Idul Fitri 2026
-
Tren Warna Eksterior 2026: Dari Hijau Sage hingga Mocca, Mana yang Paling Cocok untuk Gaya Rumahmu?
-
Apakah Sepatu Running Bisa untuk Badminton? ini 5 Rekomendasi Sepatu Bulutangkis yang Nyaman
-
Apakah Sepeda Lipat Bisa Naik KRL? Cek 5 Rekomendasi Paling Kokoh yang Penuhi Syarat
-
5 Sepeda Tanpa Pedal untuk Melatih Keseimbangan Anak, Harga Murah Meriah
-
5 Ide Isi Hampers Estetik, Deretan Kue Kering Terpopuler yang Wajib Ada
-
Lontar dan Filosofi Kecukupan, Memahami Orang Sabu Lewat Sebatang Pohon
-
Kapan Batas Waktu Mengganti Puasa Ramadhan?
-
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya