/
Senin, 17 Juli 2023 | 10:25 WIB
Djan Faridz.

Djan Faridz mengemban jabatan baru di pemerintah Jokowi. Politikus PPP ini baru dilantik oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Senin (17/7) sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) bersama Gandi Sulistiyanto. 

Pelantikan Djan Faridz ini tertuang dalam Keputusan Presiden 63P Tahun 2023 tentang Pengangkatan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

"Mengangkat Saudara Djan Faridz dan Gandi Sulistiyanto Suherman dalam sisa masa jabatan periode tahun 2019-2024," demikian kata Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti membacakan kutipan Keppres yang ditetapkan pada 17 Juli 2023 seperti dikutip dari Suara.com

Profil Djan Faridz

Suami dari Nini Widjaja ini kelahiran Jakarta pada 5 Agustus 1950. Anak pasangan Mohammad Djan dan Aisha Djan ini menempuh pendidikan di tingkat SD di SD St. Fransiskus, lalu lanjut ke SMP Kanisius. 

Lulus dari SMP Katholik itu, Djan Faridz masuk salah satu SMA unggulan, SMAN 2 Jakarta. Lulus dari SMAN 2 Jakarta, Djan Faridz melanjutkan kuliah di Universitas Tarumanagara dan mengambil jurusan arsitektur. 

Menariknya, Djan Faridz sempat membuka bengkel las. Ia kemudian merambah ke dunia bisnis bahan bangunan. Dua tahun sebelum reformasi, Djan Faridz membangun perusahaan kontraktor yang bekerjasama dengan Pertamina. 

Ayah 7 orang anak ini pada 2004 menjadi anggota Nahdlatul Ulama (NU), dengan menjadi bendahara NU cabang Jakarta pada 2009. 

Di tahun yang sama, ia terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Djan Faridz sempat masuk sebagai anggota Kabinet Indonesia Bersatu II. 

Baca Juga: Profil dan Agama Gandi Sulistiyanto, Anggota Wantimpres yang Baru Dilantik Jokowi: Eks Dubes di Negeri K-Pop

Di pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu ia diberikan tugas sebagai Menteri Perumahan Rakyat. Sebelum menjabat sebagai menteri, nama Djan Faridz sempat dipersoalkan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW) pada 2000 terkait pembangkit listrik. 

Soal agam Djan Faridz adalah privasi dari pria yang pernah menjabat sebagai ketua umum PPP tersebut. 

Load More